Angkasa Pura 2

Ditjen Hubdat Akan Terbitkan e-Logbook Untuk Mudahkan Kontrol dan Tingkatkan Keselamatan Transportasi Umum

Koridor OtomotifJumat, 26 April 2019
IMG_20190312_134956

IMG-20190426-WA0011

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Untuk meningkatkan keselamatan angkutan umum, Direktorat Angkutan Jalan, Ditjen Hubdat menggandeng perbankan dan pihak lain akan menerbitkan e-Logbook. Oleh karenanya, secara bertahap akan dilakukan pendataan awak angkutan, armada serta data dan domisili perusahaan secara rinci.

Kartu atau e-Logbook tersebut akan dilengkapi kartu chips, yang berisi data perusahaan, pengemudi dan lainnya. Dengan e-Logbook tersebut, pengusaha bisa mengontrol dan mengendalikan awak angkutan yang beroperasi, termasuk perilaku pengemudinya akan bisa diketahui dari Pusat Operasi.

“Oleh karena itu, perusahaan angkutan umum, baik aangkutan penumpang atau barang harus mendaftarkan perusahaan angkatan miliknya. Data tersebut lengkap dengan data diri pengusaha pengemudi, serta perusahaan yang bersangkutan,” kata Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani, ATD, MT dalam Sosialisasi dan Inspeksi Mobil Tangki yang dihelat KNKT di Bandung, kemarin.

Ke depan, semua perusahaan angkutan umum awak angkutan serta armadanya akan terdata dengan baik. “Hal itu merupakan upaya tertib administrasi, sekaligus memudahkan proses pembinanan oleh Pemerintah. Bagi perusahaan, juga bisa dengan mudah mengatur dan mengelola armadanya di lapangan,” jelas Ahmad Yani.

Tingkatkan keselamatan Transportasi

Untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya, menurut Ahmad Yani, maka praktis semua armada dan awak angkutannya harus terdata dengan baik. “Kendaraan juga harus lengkapi GPS, serta setiap pengemudi terdata dengan baik.”

“Dengan begitu, praktik sopir tembak seperti yang lazim terjadi sekarang, tak bisa lagi dilakukan, karena memang lebih banyak negatifnya,” kilah Ahmad Yani.

Dengan e-Logbook nanti, menurut Ahmad Yani, bisa difungsikan sebagai kartu kendali di lapangan. Bila perlu, uang saku, uang toll dari perusahaan bisa langsung diberikan melalui e-Logbook tersebut.

“Jika semua sudah dengan e-money atau cashless begitu, ke depan pengemudi truk atau bus tak perlu lagi membawa uang tunai. Semua pembayaran bisa dilakukan secara elektronik.”

“Jadi, lebih aman, dan bebas pungli di jalanan. Perilaku setiapp pengemudi baik yang baik dan disiplin sampai yang nakal akan bisa dipantau dari kantor pusat,” tandas Ahmad Yani.(helmi)

loading...