Angkasa Pura 2

KSOP Kotabaru Dukung Peningkatan Profesionalisme Nelayan Melalui DPM

Dermaga SDMJumat, 26 April 2019
IMG-20190426-WA0013

IMG-20190426-WA0022

KOTABARU (BeritaTrans.com) – KSOP Kelas II Kotabaru, Batulicin, Kalimantan Selatan dukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme nelayan melalui selenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM).

Selama empat hari menurut Kepala KSOP Kotabaru Capt. Hermawan, sedikitnya 250 nelayan memeroleh Diklat Pelatihan Basic Safety Training (BST) dan Sertifikasi Kecakapan Kapal (SKK) 30-60 mill.

“Ya, penutupannya kemarin (25/4/2019) dan para nelayan langsung menerima Sertifikat,” ujar Capt. Hermawan di Kotabaru, Jumat (26/4/2019).

Dengan Diklat ini, kata dia, maka para nelayan memiliki wawasan dan pengetahuan tambahan tentang keselamatan kapal, tata cara berlayar, bernavigasi di laut, dan lebih sigap saat terjadi musibah.

Animo masyarakat nelayan mengikuti DPM sangat tinggi. Sedikitnya telah mendaftar 852 peserta dari Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut, dan lainnya.

Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor menyampaikan apresiasi kepada KSOP Kotabaru dan Poltekpel Surabaya atas terselengaranya DPM bagi nelayan di wilayahnya.

“Meski yang lolos hanya 250 orang, namun kami berharap kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan kembali pada masa yang akan datang, dengan membuka pendaftaran dan seleksi lebih banyak lagi,” ujar Sudian.

Direktur Poltekpel Surabaya Capt. Heru Susanto mengemukakan, secara umum dilaksanakannya DPM ini, untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) termasuk para nelayan.

“Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN perlu peningkatan kompetensi agar mampu menghasilan SDM yang kreatif, berketerampilan, dan kredibel,” ungkap Capt. Heru.

Dengan mengikuti DPM, diharapkan para nelayan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diterima dan makin memahami pentingnya keselamatan pelayaran. (omy)