Angkasa Pura 2

Bahas Andalalin, Direktur Ahmad Yani Sarankan Untuk Libatkan Pihak Pengembang Atau Pusat Keramaian

KoridorSelasa, 30 April 2019
20190430_063009

SORONG (BeritaTrans.com) – Terkait pembahasan mengenai Analisis Dampak Lalu – lintas jalan (Andalalin) di wilayah Papua dan Papua Barat, harus diperhatikan dan dikaji secara mendalam. Dengan begitum saat proyek infrastruktur jalan jadi bisa dioperasikan dengan baik dan optimal. Semua pihak perlu dilibatkan sejak awal agak tak memicu masalah di kemudian hari.

“Bila tidak diperhatikan atau tidak dilakukan secara benar seringkali membuat upaya penanggulangan permasalahan lalu – lintas pada daerah pusat – pusat kegiatan tidak maksimal,” kata Direktur Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Ahmad Yani saat membuka Radin dan Sosisalisasi Bidang Hubdat di Sorong, Papua, kemarin.

Oleh karena itu, lanjut dia, upaya penanggulangan lalu – lintas di sekitar pusat – pusat kegiatan, termasuk saat peak season seperti Lebaran 2019 mendatang harus diantisipasi dengan baik. “Disinilah perlu melibatkan pihak pengembang atau pengelola pusat kegiatan tersebut,” jelas Ahmad Yani.

Namun, menurut dia, kerja keras dan kerja cerdas kita tidak hanya sampai disini, pembenahan dan pembinaan yang berkelanjutan tetap harus konsisten dilakukan karena ke depan persaingan usaha dan tantangan global akan semakin kompetitif.

“Artinya kita harus  memiliki kreatifitas dan inovasi sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan harapan pasar (care the market)  yang dapat berkembang, sehingga kita tetap harus berupaya dalam meningkatkan dan melakukan perbaikan kinerja perusahaan angkutan secara berkelanjutan (continous improvement),” papar Ahmad Yani.

Saat mewakili Dirjen Hubdat Budi Setiyadi, Ahmad Yani mengajak seluruh peserta Radin dan Sosialisasi di Pemprov papua dan Papua Barat dengan 4 pokok bahasan utama yaitu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2019.

Selanjutnya Penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas, Penyelenggaraan Pengujian Kendaraan Bermotor, dan Alat Pemantul cahaya Tambahan pada Kendaraan Bermotor ini sebagai momentum dan awal kebangkitan bagi kita jajaran Hubdat khususnya di Papua dan Papua Barat.

“Semua untuk memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan angkutan jalan, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. karena hal tersebut merupakan kewajiban dan tanggung jawab bersama, antara pemerintah pusat dan daerah, operator angkutan umum serta masyarakat,” ajak Ahmad Yani lag.

“Teruslah bekerja sesuai tupoksi masing-masing, untuk meningkatkan kinerja pelayanan di sektor transportasi yang merupakan urat nadi perekonomian bangsa, sehingga dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali. Pada akhirnya mengerucut pada terciptanya kesejahteraan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas AHmad Yani.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari