Angkasa Pura 2

Pastikan Angleb Berkeselamatan, Kemenhub Uji Petik Kapal di 3 Pelabuhan di Tanjung Balai Karimun

DermagaRabu, 1 Mei 2019
IMG-20190501-WA0000

IMG-20190501-WA0001

TANJUNG BALAI KARIMUN (BeritaTrans.com) – Memastikan Angkutan Laut Lebaran (angleb) berkeselamatan, aman, dan nyaman, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut uji petik kapal di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (30/4/2019).

Direktorat Perkapalan dan Kepelautan menurunkan Tim Uji Petik dari Kantor Pusat Ditjen Perhubungan Laut yang dipimpin Kepala Sub Direktorat Keselamatan Kapal, Capt. Sidrotul Muntaha untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang singgah di tiga pelabuhan di wilayah Tanjung Balai Karimun.

“Kapal yang diuji petik diantaranya di Pelabuhan Roro Parit Rempak, Pelabuhan KPK, dan Pelabuhan Domestik dengan total kapal yang diuji petik sebanyak lima unit,” ujar Capt. Sidro di Tanjung Balai Karimun, Rabu (1/5/2019).

Adapun kapalnya yakni KMP Kundur, kapal Roro tujuan Karimun-Tanjungpinang, kapal KMP Kakap yang melayari rute Karimun-Selat Beliah. Dua kapal tersebut berada di Pelabuhan Roro, Parit Rampak.

Selanjutnya tim bergerak ke pelabuhan KPK melakukan pengecekan dua kapal yang melayari antarpulau dan uji petik berakhir di kapal MV Dumai Express yang sandar di Pelabuhan Domestik.

“Kita menurunkan tim pemeriksa yang terdiri dari Marine Inspektor dari kantor pusat dan juga dari KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, menjelang Penyelenggaraan angleb tahun 2019, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut saat ini sedang melaksanakan uji petik di 51 pelabuhan pantau.

Untuk memastikan uji petik berjalan lancar, tim Kantor Pusat Ditjen Perhubungan Laut turut melaksanakan secara acak di 16 pelabuhan.

“Seluruh UPT di 51 pelabuhan pantau juga melaksanakan uji petik terkait kelaiklautan kapal-kapal yang akan digunakan pada saat angleb,” jelas Capt. Sidro.

Bila dalam uji petik ditemukan ketidaksesuaian yang sifatnya perbaikan maka harus segera diselesaikan sebelum batas waktu 24 Mei 2019. Jika melewati batas waktu belum terpenuhi maka kapal tersebut ditunda operasinya sampai diselesaikan.

IMG-20190501-WA0003

Dari pemeriksaan tersebut, tim Uji Petik menyatakan bahwa secara umum kondisi kapal penumpang di Tanjung Balai Karimun dalam keadaan baik dan laik laut, walaupun masih terdapat beberapa temuan minor yang perlu diberikan catatan rekomendasi untuk segera dilengkapi dan diperbaiki.

“Terhadap beberapa temuan minor dan kekurangan yang ditemukan di lapangan, kami minta kepada seluruh pemilik kapal agar segera melakukan perbaikan atau melengkapi kekurangan sebelum angleb laut dimulai,” kata Capt. Sidro.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Junaidi mengemukakan pihaknya siap mendukung penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan kelaiklautan kapal atau uji petik ini.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat tercipta sinergi antara Kantor Pusat dengan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah untuk meningkatkan pengawasan dan mewujudkan keselamatan pelayaran,” tutur Junaidi. (omy)

loading...