Angkasa Pura 2

Ini Jalan-Jalan Yang Akan Dibatasi Untuk Truk Sumbu 3 Atau Lebih Saat Mudik Lebaran

Aksi Polisi Koridor OtomotifSenin, 6 Mei 2019
IMG-20190506-WA0008

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Angkutan Jalan, Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) Ahmad Yani mengatakan, pihaknya akan meniapkan stiker khusus truk angkutan komoditas ekspor-impor agar tetap bisa melintas di masa mudik dan balik Lebaran 2019 nanti.

“Kami akan siapkan dua minggu sebelum tanggal 31 Mei 2019, sebelum pembatasan angkutan barang tersebut diberlakukan,” kata Ahmad Yani kepada pers di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Nanti Organda dan Aptrindo yang akan mengusulkan truk yang akan digunakan untuk angkutan ekspor-impor. “Kita akan verifikasi guna memastikan kendaraan tersebut baik dan laik jalan. Di data dengan lengkap guna mendapatkan stiker tersebut,” jelas Ahmad Yani.

Jadi, menurut Ahmad Yani, dispensasi untuk truk angkutan ekspor-impor ini akan diberikan. Namun, dengan cara yang selektif, dan benar-benar untuk mendukung kelancara ekspor-impor sekaligus arus mudik yang baik dan berkeselematan.

Adapun ruas jalan yang akan dibatasi untuk truk sumbu tiga atau lebih selama H-3 sampai H+3 Lebaran ada dua, yaitu di jalan tol dan jalan arteri nasional. “Nanti, finalnya akan diatur melalui PM, namun drafnya sudah disiapkan sekarang,” aku Ahmad Yani.

Adapaun jalan tol yang sedianya akan diberlakukan pembatasan angkutan barang pada masa Lebaran 2019, meliputi :

1. Terbanggi Besar- Bakauheni
2. Jakarta- Merak
3. Jakarta Outer Ring Road
4. Prof. Sedyatmo
5. Jakarta-Bogor-Ciawi-Sukabumi
6. Jakarta- Cikampek¬- Palimanan- Kanci- Pejagan-Pemalang-Semarang
7. Purwakarta-Bandung-Cileunyi
8. Semarang seksi A: Krapyak- Jatingaleh, Seksi B: Jatingaleh-Srondol, Seksi C: Jatingaleh- Muktiharjo

9. Semarang-Solo
10. Solo-Ngawi
11. Ngawi-Kertosono
12. Kertosono-Mojokerto
13. Mojokero-Surabaya
14. Surabaya-Gempol
15. Porong-Gempol
16. Gempol-Pandaan
17. Gempol- Pasuruan
18. Pasuruan-Probolinggo
19. Pandaan- Malang

Sementara untuk jalan (arteri) nasional yang dibatasi angkutan barangnya yaitu:
1. Tg Gerem- Merak
2. Bandung-Nagrek-Tasikmalaya
3. Pandaan-Malang
4. Probolinggo-Lumajang
5. Jombang-Caruban
6. Banyuwangi-Jember
7. Denpasar-Gilimanuk.

Polri Siap Mendukung

Sementara, Bambang Sentot Widodo selaku Kasubdit Wal & PJR Ditgakkum Korlantas Polri menyatakan fokus pengawasan akan disesuaikan dengan ruas yang dibatasi. “Karena arus mudik dan balik fokus di Cikampek, Cipali, dan semua ruas jalan yang dilakukan pembatasan,” ujar Bambang.

“Untuk pengawasan dan penanganan kendaraan yang bandel nanti akan diberhentikan dan dikeluarkan jika tidak dapat menunjukkan stikernya. Tindakan terakhirnya akan ditilang kalau tidak bisa membuktikan apapun,” jelas Bambang.

Bambang juga menyatakan dukungannya atas diberlakukannya ketentuan penggunaan stiker ini. “Kalau tahun lalu memang tidak pakai stiker tapi pakai kertas yang ditempel di kaca kendaraan sehingga menyulitkan para anggota untuk mengidentifikasi. Selain itu tahun lalu ada dugaan beberapa duplikasi kertas tersebut,” tandas Bambang.(helmi)

loading...