Angkasa Pura 2

Pekan Depan, Dishub Jawa Tengah Akan Lakukan Stikerisasi Seluruh Armada AKDP

KoridorSabtu, 11 Mei 2019
IMG-20190511-WA0002

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah berinisiatif untuk melakukan stikerisasi pada semua armada angkutan AKDP yang terdata, berusia kurang dari 25 tahun dan mempunyai ijin trayek di wilayah kerjanya.

“Stiker tersebut berupa kode trayek dan nomor urut armada AKDP sesuai database pada sistem perijinan angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah,” kata Kabis Lalu Lintas Dishub Jateng Ginaryo Sukarno menjawab BeritaTrans.com, Sabtu (11/5/2019) .

Menurutnya, Kegiatan stikerisasi akan dilaksanakan secara bertahap selama 1 (satu) minggu (Sepekan), pada tanggal 13 sampai 17 Mei 2019 di sejumlah Terminal Tipe A dan Tipe B di Jawa Tengah. Kegiatan ini melibatkan Dishub Kabupaten/Kota, PT. Jasa Raharja dan DPD Organda Jawa Tengah.

“Stikerisasi akan dilakukan secara simbolis pada sejumlah bus yang saat itu beroperasi. Selanjutnya stiker lainnya akan diserahkan kepada pengusaha untuk ditempelkan pada bus sisanya sesuai dengan data yang telah ditentukan,” jalas Ginaryo lagi.

Manfaat Stikerisasi AKDP

Aksi stikerisasi armada ADAP di Jawa Tengah ini dimaksudkan agar masyarakat menggunakan angkutan AKDP yang legal dengan memilih armada angkutan umum yang berstiker.

Dengan stiker tersebut, telah dijamin Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahwa armada AKDP tersebut adalah legal. Perusahaannya berbadan hukum, telah lulus uji berkala, telah membayar pajak kendaraan bermotor. selain itu juga dilindungi asuransi Jasa Raharja, berusia kurang dari 25 tahun dan mempunyai dokumen perijinan yang sah dan lengkap ;

Selanjutnya, papar Ginarya adalah untuk membantu pengusaha angkutan AKDP yang legal untuk meneruskan usahanya dan bahkan dapat meningkatkan pelayanannya.

Petugas di lapangan baik Kepolisian maupun Dinas Perhubungan dapat dengan mudah mengidentifikasi angkutan AKDP yang illegal ( tidak berstiker ) sehingga dapat segera melakukan pemeriksaan dan penindakan tegas apabila memang terjadi pelanggaran.

“Kegiatan Stikerisasi ini selanjutnya direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, pada saat perusahaan angkutan AKDP memperbaharui perijinan trayeknya,” tandas Ginaryo.(helmi)

loading...