Angkasa Pura 2

Truk Bermuatan Kayu Terguling Di Dalam KMP Nusa Dua Akibat Digoyang Gelombang

DermagaSenin, 13 Mei 2019
truk-bermuatan-kayu-terguling-di-dalam-kapal

BANYUWANGI (BeritaTrans.com) – Akibat angin kencang di perairan Selat Bali, satu truk bermuatan kayu terguling di dalam kapal KMP Nusa Dua, saat dalam perjalanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Minggu (12/5/2019).

Kapal milik perusahaan pelayaran PT Putra Master SP tersebut bertolak dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju ke Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Di tengah laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi, menyebabkan kapal terombang ambing.

Ini meyebabkan satu truk bernopol H 1874 EY bermuatan kayu terguling dan bersandar di dinding kapal.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang Banyuwangi, Heru Wahyono mengatakan, seluruh kendaraan di dalam kapal sudah ditali sling. Namun karena kencangnya angin membuat tali sling terputus.

‎“Tapi karena angin kencang dan ombak tinggi, tali sling yang mengikat beberapa kendaraan terputus termasuk truk bermuatan kayu,” tutur Heru.

Menurut Heru upaya evakuasi dilakukan oleh para awak kapal KMP Nusa Dua untuk bisa mengembalikan kendaraan truk ke posisi semula.

Pernah Kandas

Sebelumnya KMP Nusa Dua kandas di Selat Bali, Jumat (12/10/2018) pagi. Kapal yang dinahkodai M Ariin pagi itu berangkat dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Tidak ada kendala selama pelayaran dan tidak ada masalah. Tetapi saat menunggu giliran untuk sandar di pelabuhan Gilimanuk, dimana kondisi air laut surut, derasnya arus laut kearah selatan tidak mampu dilawan oleh kekuatan mesin kapal.

Kondisi air laut tersebut membuat KMP Nusa Dua hanyut mengikuti arah arus. Setelah hanyut sekitar tiga kilometer dari pelabuhan Gilimanuk, KMP Nusa Dua berhasil bertahan agar tidak semakin jauh terseret arus.

Untuk menunggu air pasang dan arus melemah, KMP yang memuat 7 unit truk sedang, 4 mobil kecil atau mobil pribadi dan 11 sepeda motor serta 28 orang penumpang itu mengapung di perairan sebelah barat Gelung Kori lingkungan Penginuman, Gilimanuk.

Kapal itu cukup lama mengapung. Setelah sekitar dua jam mengapung karena hanyut, KMP Nusa Dua mulai bisa bergerak menuju pelabuhan Gilimanuk lantaran arus sudah mulai melemah. KMP Nusa Dua akhirnya bisa sandar di pelabuhan Gilimanuk dengan selamat.

(jsmine/sumber dan foto: tribunnews.com).

loading...