Angkasa Pura 2

Rel Dwiganda Belum Menjamin Keterlambatan KRL Lintas Bekasi Akan Berkurang Saat Arus Mudik

EmplasemenRabu, 15 Mei 2019
images (1)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT KAI belum bisa menjamin, adanya rel dwiganda (double-double track) di lintas Cakung-Jatinegara bisa menghilangkan keterlambatan perjalanan kereta rel listrik (KRL) lintas Bekasi pada arus mudik 2019 ini.

Pasalnya, rel dwiganda belum beroperasi sampai Stasiun Bekasi dan Stasiun Manggarai, sehingga KRL maupun kereta api jarak jauh (KAJJ) reguler dan tambahan khusus mudik masih perlu berbagi jalur.

“Double-double track yang saat ini belum keseluruhannya selesai. Maksudnya, lintas Cakung-Jatinegara sudah terpisah, tapi kan Cakung-Bekasi dan Jatinegara-Manggarai tetap ada persimpangan,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, lewat telepon, Rabu (15/5/2019) sore.

Meski begitu, Eva memastikan bahwa keterlambatan yang terjadi tak separah saat rel dwiganda belum beroperasi.

“Tetap ada perlambatan, karena sejak ada pembangunan di Stasiun Manggarai juga memang sudah ada perlambatan, kan, tetapi keterlambatan tidak mengganggu secara total,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan pengaturan pola operasi untuk memastikan perjalanan KRL maupun KAJJ sama-sama lancar.

“Kami melalui tim bagian operasi sudah melakukan pengaturan pola operasi. Jadi, walaupun ada kereta tambahan untuk arus musik, dipastikan untuk perjalanan tetap lancar,” ujar Eva.

PT KAI Daop 1 bakal menambah 20 KAJJ sebagai antisipasi arus mudik Lebaran 2019, di luar 58 KAJJ reguler yang sehari-hari melalui lintas Bekasi.

Rel dwiganda dari Jatinegara hingga Cakung telah beroperasi pada 12 April lalu. Adanya rel dwiganda membuat KRL dan KAJJ tidak perlu lagi berbagi jalur, sehingga masing-masing kereta tak perlu menunggu antrean masuk stasiun. (dan/kompas.com)

loading...