Angkasa Pura 2

Pemerintah AS Diperingatkan agar Penerapan Tarif Tak Rugikan Industri Dirgantara Amerika

KokpitKamis, 16 Mei 2019
4162019104646

WASHINGTON (BeritaTrans.com) – Petinggi pabrik pesawat Boeing dan kelompok dagang Aerospace Industries Association (AIA) hari Rabu (15/5) mendesak pemerintah Amerika agar hati-hati jangan sampai tiap tarif yang hendak dikenakan pada Uni Eropa akhirnya merugikan industri kedirgantaraan Amerika.

Amerika dan Uni Eropa saling ancam mengenakan miliaran dolar tarif atas pesawat terbang, traktor dan makanan.

Kedua pihak sudah hampir 15 tahun bertikai mengenai subsidi pemerintah Amerika kepada paberik pesawat Boeing dan subsidi Uni Eropa kepada paberik pesawat Airbus, saingan Boeing.

Theodore Austell dari Boeing mengatakan, pihaknya mendukung 100% dikenakan tarif atas produk Airbus yang diimpor Amerika untuk memaksa Uni Eropa mematuhi temuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tetapi, katanya, tarif itu dibatasi hanya untuk sayap, ekor dan badan pesawat (fuselage) dari Perancis, Jerman, Spanyol dan Inggris.

Mengenakan tarif pada seperti barang untuk bagian bawah pesawat atau bagian lain bisa menimbulkan kerugian lebih luas pada matarantai suplai ke industri Aerospace Amerika.

Mengenakan tarif lebih lanjut pada barang aerospace yang diimpor dari Uni Eropa hanya akan memperparah dan semakin merongrong daya saing industri aerospace Amerika di dunia.

Airbus telah menanam modal sekitar satu miliar dolar di Amerika menciptakan lebih dari 700 lapangan kerja dan membuat lebih dari 21 perusahaan aerospace lain banyak di antaranya dari Eropa membuka bisnis di Amerika.

Dalam pertikaian itu, Airbus diduga akan mengemukakan investasi dan lapangan kerja yang diciptakan di Amerika bisa terancam jika Amerika tetap saja akan mengenakan tarif pada impornya dari Uni Eropa.

TARIF MOBIL

Pertempuran perdagangan berikutnya diluncurkan Presiden Donald Trump sehingga AS dapat mengenakan tarif bagi impor mobil dari Eropa.

Tetapi itu tidak akan benar-benar menjadi tujuan utama Gedung Putih, seorang pakar mengatakan Rabu (15/5/2019). Sebaliknya, langkah seperti itu mungkin terbukti menjadi “kuda Troya” untuk kesepakatan yang lebih besar di bidang pertanian, menurut David Hauner, kepala strategi lintas-aset dan ekonomi untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika di Bank of America Merrill Lynch seperti mengutip cnbc.com.

Sekarang Trump telah memberlakukan lebih banyak tarif pada barang-barang China. Semua mata beralih ke perang perdagangan yang berpotensi terjadi juga antara AS dan Eropa.

Presiden telah mengancam sejak tahun lalu bahwa dia akan mengenakan tarif 25% untuk impor mobil dari Uni Eropa. Sejauh ini, bagaimanapun, tarif belum diberlakukan, tetapi Trump akan membuat keputusan tentang impor mobil Eropa pada 18 Mei.

Namun, menurut Hauner, Gedung Putih mungkin memiliki jalan yang sulit di depan. “Kami pikir setidaknya akan ada upaya oleh AS untuk mendorong semacam konsesi dari Eropa. Ini akan sangat sulit terutama jika Trump benar-benar memulai diskusi tentang pertanian,” katanya seperti mengutip cnbc.com.

“Ada yang mengatakan bahwa tarif mobil mungkin … menjadi kuda Troya untuk benar-benar memulai diskusi tentang pertanian, karena di situlah sebenarnya bisnis besar AS dan Eropa akan berada. Pertanian dan Eropa secara politis sangat sangat sensitif dalam hal mengizinkan impor Amerika,” kata dia menambahkan.

Para petani, konstituensi politik utama untuk Trump, telah menyaksikan nasib mereka menderita akibat perang dagang dengan China, dan itu berpotensi menjadi kekhawatiran bagi presiden menjelang upaya pemilihan ulang tahun 2020-nya.

Sejak ancaman tarifnya terhadap mobil-mobil Eropa, Trump telah bertemu dengan presiden Komisi Eropa, badan eksekutif UE, dan keduanya memutuskan untuk mencari kesepakatan mengenai perdagangan dan menghindari tarif. Hampir setahun sejak pertemuan mereka, kedua pihak belum memulai pembicaraan perdagangan resmi itu.

Tetapi analis telah mematok tarif untuk barang-barang Cina sebagai tanda apa yang akan datang untuk Eropa. Senin lalu, saham otomotif Eropa turun lebih dari 3% setelah pengumuman tarif Trump pada akhir pekan.

Menurut Hauner, masih ada kesepakatan selama AS menjaga diskusi perdagangan dengan Uni Eropa.

Tapi, katanya, “Jika diskusi akan mencakup pertanian, maka itu akan menjadi sangat, sangat tidak pasti.”

“Eropa benar-benar kerusakan parah di sini karena Eropa tidak memiliki pertumbuhan domestik yang cukup. Itu sangat tergantung pada perdagangan dan itu sekarang benar-benar kelemahan Achilles,” tambah Hauner.

Menurut Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat, impor AS untuk produk pertanian yang dikonsumsi dari negara-negara UE berjumlah $ 23,9 miliar pada tahun 2018, sementara ekspor barang-barang pertanian AS ke UE adalah US$13,5 miliar.

Impor mobil dari negara-negara UE bernilai US$56,4 miliar. Secara keseluruhan, defisit perdagangan barang AS dengan negara-negara UE adalah US$169,3 miliar pada tahun 2018, meningkat 11,8% dari tahun 2017, menurut USTR.

Sejak menjabat, Trump telah memanggil mitra dagang utama termasuk Uni Eropa, Cina dan Kanada untuk apa yang dianggapnya praktik tidak adil yang merugikan pekerja dan perusahaan Amerika.

Setiap tarif AS pada mobil Eropa akan menghantam industri mobil penting Jerman khususnya. Amerika Serikat adalah tujuan ekspor tunggal terpenting Jerman setelah blok negara-negara UE.

BURSA SAHAM

Bursa saham Eropa melonjak pada akhir perdagangan Rabu (1/5/2019) setelah pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan Presiden Donald Trump diperkirakan menunda tarif impor otomotif hingga enam bulan ke depan.

Pejabat tersebut mengatakan pengumuman resmi diperkirakan dibuat pada hari Sabtu (18/5/2019). Berita tersebut mendorong investor untuk meningkatkan posisi di perusahaan yang sensitif terhadap tarif dan membantu pemulihan bursa saham Eropa.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,46 persen atau 1,72 poin ke level 378,06, didorong oleh penguatan saham produsen mobil, dengan BMW ditutup menguat hingga 3,1 persen.

John Woolfitt dari Atlantic Markets mengatakan tampaknya pasar merasa lega bahwa Trump benar-benar dapat bertindak dengan tidak secara total meningkatkan tensi perang perdagangan.

“Sementara dia terjerat dalam perselisihan yang sedang berlangsung dengan China, itu memberi kesan dia enggan melakukan tindakan yang sama dengan Uni Eropa,” ungkap John, seperti dikutip Reuters.

Indeks DAX Frankfurt dan FTSE 100 London masing-masing menguat 0,9% dan 0,8%, sementara bursa saham di Milan turun 0,1% karena pelemahan saham perbankan Italia.

Saham perbankan Italia telah tertekan pekan ini, karena imbal hasil obligasi pemerintah terus meningkat sehari setelah Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini mengatakan Roma siap untuk melanggar aturan fiskal Uni Eropa.

“Tekanan pada Italia sedang meningkat … lingkaran malapetaka, yang menghubungkan bank-bank dengan pemerintah, tetap kuat,” kata Marc C. Chandler, kepala analis pasar di Bannockburn Global Forex.

(VOA).

loading...