Angkasa Pura 2

SKD Sipencatar Polbit 2019 Hari I Lancar, Tapi Kurang 10% Yang Lulus

SDMKamis, 16 Mei 2019
IMG-20190515-WA0021

IMG-20190516-WA0003

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pelaksaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) peserta Seleksi Penerimaan calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (Polbit) BPSDMP, Kemenhub hari pertama, Rabu (15/5/2019) secara umum berjalan lancar. Meski diakui, masih ada beberapa kendala di lapangan.

Dalam pelaksaan SKD di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Cawang Jakarta Timur misalnya, tercatat ada 1.085 peserta yang lolos babak awal. Tapi, sampai SKD gelombakng IV selesai, ada 57 peserta yang tidak hadir.

Data yang dihimpun BeritaTrans.com dari Penitia Pelaksana Sipencatar Polbit tahun 2019, khususnya di wilayah Jakarta SKD dilaksanakan di dua lokasi, yaitu BKN Cawang, Jakarta Timur. Dan satu lagi, Kantor Regional BKN Ciracas, Jakarta.

Sementara, hasil akhir SKD hari I di BKN Jakarta, dari ribuan peserta yang ikut selesai dan lulus/ passing grade hanya sebanyak 100 orang. Jumlah itu kurang dari 10% peserta SKD di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 409 peserta lulus dengan nilai tertinggi, dan 111 peserta lulus dengan nilai terendah.

Sesuai kententuan Panita Pelaksana Sipencatar Polbit 2019, peserta yang lulus SKD harus meraih nilai masing-masing Test Wawasan Kebangsaan (TWK) mininal nilai 75, Test Intelegensi Umum (TIU) nilai 80 dan Test Karakter Pribadi (TKP) minimal 143.

Sekretasris BPSDMP Suharto yang dihubungi BeritaTrans.com mengatakan, Sipencatar Polbit tahun 2019 menggunakan sistem gugur. Mereka yang tidak lolos SKD tak akan diikutkan dalam seleksi selanjutnya.

“Artinya, peserta yang tidak memenuhi passing grade sesuai ketentuan, maka dia langsung gugur dan tak bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya,” kata Suharto.

Sipencatar Polbit 2019 ini, menurut Suharto memang mencari bibit ASN bahkan calon pemimpin nasional yang unggul. Oleh karenanya, sejak awal harus dipastikan hanya mereka yang terbaik dan terbukti lolos seleksi yang akan diambil.

IMG-20190515-WA0018

Calon ASN

“Sesuai keputusan Kementerian PAN dan RB, kuota Polbit untuk BPSDMP, Kemenhub tahun ini sebesar 2.676 orang. Mereka akan diterima di beberapa kampus, dari tiga matra berbeda, yaitu darat, laut dan udara,” terang Suharto.

Dia menambahkan, peserta Polbit nanti akan langsung diterima sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau PNS. “Tapi ingat, untuk menjadi PNS itu mereka harus menyelesaikan seluruh program pendidikan di kampus dulu.”

“Ibarat calon penumpang pesawat terbang, meski sudah membeli tiket tapi mereka belum bisa naik pesawat kecuali memiliki boarding pass. Boarding pas (ijazah) itulah yang masih kita pegang sampai lulus nanti,” tegas Suharto.(helm)

loading...