Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Pantau Penurunan Tarif Tiket Pesawat di Bandara Soekarno Hatta

Bandara KokpitMinggu, 19 Mei 2019
IMG-20190426-WA0000

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memantau pelasanaan penurunan tarif tiket terkait dengan penetapan aturan baru Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB). Kali ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pemantauan bertujuan untuk memastikan operator penerbangan mematuhi aturan Keputusan Menteri (KM) 106 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Dalam Negeri.

“Pengawasan dilakukan pada tujuh Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) yaitu Garuda Indonesia sebanyak 12 rute, Batik Air 11 rute, Sriwijaya 10 rute, Citilink sebanyak 10 rute, Lion Air 18 rute, Indonesia AirAsia 3 rute dan Trigana Air 1 rute,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti di Tangerang, Ahad (19/5/2019).

Pihaknya memastikan bahwa tarif jarak yang diterapkan oleh operator penerbangan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dan apabila melanggar akan diberikan sanksi administratif.

“Pantauan hari kedua terkait tarif di Bandara Soekarno Hatta, tidak terdapat pelanggaran saat kami lakukan pengecekan dan kami tidak akan segan – segan memberikan sanksi apabila ditemukan operator penerbangan yang menjual tarif tiket penumpang melampaui TBA,” ungkapnya.

Penerapan tarif yang dilakukan oleh maskapai adalah tarif dasar yang berlaku sesuai peraturan yaitu tarif jarak yang belum ditambahkan komponen pajak, iuran wajib asuransi dan biaya tuslah atau surcharge.

Pada rute yang dipantau, BUAU telah menyesuaikan tarifnya sesuai KM 106 tahun 2019 untuk penjualan 18 Mei 2019 diantaranya, Garuda yang merupakan kelompok pelayanan full service menerapkan 100% dari TBA yang ditentukan dalam peraturan.

Misalnya untuk rute Jakarta – Banda Aceh TBA maksimal adalah Rp2.228.000 dengan penerapan tarif 100%. Jakarta – Padang TBA maksimal Rp1.47.,000 dengan penerapan tarif 100% dari TBA.

Batik Air yang merupakan kelompok pelayanan full service, penerapan TBA adalah beragam dari 87,81% hingga 100%. Contohnya Jakarta – Padang TBA maksimal adalah Rp1.476.000 dan menerapkannya 100%. Jakarta – Denpasar TBA maksimal Rp1.431.000 dengan penerapan tarif 91,13% dari TBA Rp1.304.000.

Sriwijaya Air dengan pelayanan medium service, penerapan TBA dimulai dari 99,92% hingga 100%. Untuk rute Jakarta – Palembang TBA maksimal adalah Rp759.600 dan menerapkan 99,92% dari TBA yaitu Rp759 000. Jakarta – Makassar TBA maksimal Rp 1647.000 diterapkan tarif 100%.

Sedangkan Lion Air yang merupakan pelayanan standar minimum (no frills service) menerapka TBA 70,44% sampai 99,94%. Rute Jakarta – Malang TBA maksimal Rp1.015.000, diterapkannya tarif 70,44% dari TBA yaitu 715,000. Untuk Jakarta – Kendari TBA maksimal Rp1.815.000 menerapkan 99,94% dari TBA yaitu Rp1.814.000. (omy)

loading...