Angkasa Pura 2

Menhub Prediksi Pemudik Lebaran Pakai Kapal Laut Naik 6-7% Menjadi 1,9 Juta Penumpang

DermagaSenin, 20 Mei 2019
2237710397

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Penumpang angkutan laut pada arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi naik 6%-7%. Minat besar itu dibuktikan dengan habisnya tiket mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Jika tahun lalu (2018), penumpang angkutan kapal mencapai 1,8 juta orang. Tahun ini dapat mencapai 1,9 juta penumpang,” Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai memimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Laut Lebaran 2019 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/5/2019).

Membludaknya jumlah penumpang kapal juga terlihat dari habisnya tiket yang ditawarkan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Budi menambahkan, Pelni bahkan menambah sekitar 20%-30% kapasitas penumpang tanpa tempat duduk.

Penggunaan kapal laut sebagai moda transportasi mudik paling banyak menuju ke Makassar. Di Papua, banyak pemudik berasal dari Sorong ke Manokwari dan dari Batam menuju Medan. Di Kalimantan Selatan rata-rata penumpang di atas 10 ribu.

Kendati demikian, dia tidak menyebut bahwa kenaikan penggunaan kapal laut berhubungan dengan mahalnya harga tiket pesawat. Diketahui pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk perusahaan maskapai menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat 15%.

Percepatan Pelayanan

Untuk memberikan pelayanan optimal terhadap kenaikan jumlah penumpang kapal tersebut, menteri meminta seluruh jajarannya agar cepat dalam melakukan pelayanan.

“Kami mengharapkan adanya percepatan pelayanan dalam penyelenggaraan angkutan selama Lebaran, semua petugas baik kantor pusat, hingga UPT, harus terus melakukan inspeksi dan pemantauan penyelenggaraan angkutan Lebaran untuk terjun ke lapangan maupun lewat sistem informasi dan komunikasi,” kata dia.

Di tempat yang sama Kepala Otoritas Tanjung Priok Hermanta memprediksi, penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, alami peningkatan hingga 10 persen pada arus mudik 2019.

Hermanta mengatakan, jumlah penumpang mudik 2019 diperkirakan alami peningkatan sampai 3000 orang dibanding tahun 2018.

“Tiket pesawat kan mahal, jadi ada pengalihan moda transportasi, masyarakat memilih angkutan yang lebih murah walaupun jarak tempuhnya akan lebih lama,” kata Hermanta.

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Pelabuhan Tanjung Priok, jumlah penumpang angkutan kapal mudik 2019 akan mencapai 33.289 orang.

Untuk mengantisipasi penambahan penumpang, Pelabuhan Tanjung Priok menyiapkan sembilan kapal penumpang yaitu KM Umsini, KM Kelud, KM Dorolonda, KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM GN Dempo, KM Nggapalu, KM Bukit Raya, dan KM Lawit. (moy).

loading...