Angkasa Pura 2

Kunjungan Kerja ke Palembang, Irjen Kemenhub Dan Rombongan Naik Kapal Patroli KPLP

Dermaga itjenRabu, 22 Mei 2019
IMG-20190522-WA0040

IMG-20190522-WA0041

PALEMBANG (BeritaTrans.com) – Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dr. Wahju Satrio Utomo dan rombongan meninjau Dermaga Terminal Penumpang di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Rabu (22/5/2019).

Dalam peninjauan ini, Irjen Kmenhub didampingi KSOP Palembang Capt. Mugen S. Sartono, Direktur Poltektrans SDP Palembang Hartanto, MH, M.Mar.E dan pejabat terkait di lainnya.

Sekilas, Irjen Kemenhub menijau dan melihat beberapa fasilitas dan kelengkapan pelayanan umum di Terminal Penumpang, Pelabuhan Boom Baru, Palembang. Irjen Kemenhub dan rombongan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan Kapal Patroli KPLP yaitu KN.327 milik KSOP Palembang.

Dari Pelabuhan Boom Baru Palembang, saat banyak kapal-kapal yang berlayar mengangkut penumpang ke berbagai tujuan di Sumsel. Bahkan, ada kapal penumpang yang melayani sampai Muntok, Bangka Belitung.

Ratusan kapal besar dan kecil , termasuk kapal kayu milik warga Palembang dioperasikan untuk angkutan penumpang di Sungai Musi ini. Bahkan kapal-kapal niaga dan tangker serta kapal petikemas juga hilir mudik di perairan Sungai Musi ini.

KN 327 Milik KPLP

Dengan Patroli KPLP Palembang Irjen Kemenhub dan rombongan melakukan kunjungan kerja di Palembang, Sumsel. Banyak hal bisa dilihat, termasuk pemenuhi aspek keselamatan dan keamanan berlayar di Sungai Musi ini.

KN 327 milik KPLP ini dioperasikan dengan 8 crew itu menyusiri Sungai Musi Palembang. Semula, dijadwalkan akan singgah di Galangan Kapal Mariana Bahagia, milik pengusaha kapal dan Ketua INSA Johnson W. Sutjipto.

Namun karena alasan waktu dan agenda yang padat, Irjen Kemenhub dan rombongan langsung menuju kampus Poltektrans SDP Palembang, Sumsel.

Kapal KPLP ini berlayar dengan kecepatan 11.0 knots. Laju kecepatan kapal terpaksa dibatasi sekitar 10-11 knot, karena jika kecepatan terlalu tinggi bisa berdampak pada gelombang air, khususnya masuk ke rumah penduduk di bantaran sungai Musi.(helmi)