Angkasa Pura 2

Belinyu Berpotensi Dikembangkan Jadi Pelabuhan Niaga Serta Pariwisata Andalan

IMG-20190524-WA0015

IMG-20190524-WA0018

BANGKA (BeritaTrans.com) – Pelabuhan Belinyu, Bangka bisa dikembangkan menjadi pelabuhan international. Tinggal menambah fasilitas kepelabuhan serta akses jalan masuk ke Belinyu ditingkatkan kapasitasnya dengan baik.

Demikian terungkap dalam kunjungan kerja Irjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dr. Wahju Satrio Utomo didampingi Inspektur II Imam Hambali dan staf serta Kepala KSOP Pangkal Balam H. Izuar di Bangka, Kamis (23/5/2019).

Pelabuhan Belinyu, Bangka dikelilingi pantai yang indah dengan hamparan pasir putih serta batu-batuan besar dan indah. Daerah tersebut bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menjanjikan di masa depan.

“Jika dikelola dengan baik, kawasan (Belinyu, Bangka) ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata yang sangat menarik,” jelas Izuar.

Kondisi tersebut sejalan dengan Program Pemerintah mengembangkan potesi wisata bahari di kawasan Bangka Belitung. Banyak pantai indah, serta objek wosata sejarah di Babel, khususnya sekitar Belinyu.

Jika Pemerintah ingin mencipatakan “Bali-Bali Baru” di masa mendatang, maka kawasan balunyu, Bangka bisa menjadi salah satu destinasi potensi yang dikembangkan.

IMG-20190524-WA0019

Kapal Plni dan Sabuk Nusantara

Data Pelabuhan Belinyu menyebutkan, saat ini kapal KM Bukit Raya milik PT Pelni tiap dua meinggu sekali singgah di Belinyu. KM Bukit Raya melayani trayek Tanjung Priok-Belinyu-Kijang dan Pekanbaru PP.

Selain itu, ada juga kapal tol laut (KM Sabuk Nusantara 27) yang singgah di Belinyu, sebelum melanjtkan pelayaran ke Natuna, Sintete Kalbar dan lainnya. KM Sabuk Nusantara secara rutin snggah di Belinyu dan membngkar muatan dari Jakarta.

Setiap musim mudik Lebaran, papar Izuar, ada kapal bantuan TNI AL yang mengangkut pemudik khususnya mahasiswa asal Bangka-Belitung (Babel) untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya.

“KRI TNI-AL itu yang paling aman sandar di Belinyu, karen kalau di Pelabuhan Pangkal Balam tidak memungkinkan, karena draft rendah,” tandas Izuar.

Pantauan BeritaTrans.com di lapangan, Peleauhan Belinyu didukung dermaga, lapangan penumpukan, kantor Pelindo. Selain itu, adala KSOP Wilker Belinyu, Perwakilan Bea Cukai dan lainnya.

Selain itu ada juga Terminal Penumpang, meski kondisinya masih minimalis di Belinyu. Paling tidak, dua oekan sekali KM Bukit Raya singgah di Pelabuhan Belinyu, Bangka.(helmi)

loading...