Angkasa Pura 2

Digitalisasi Pelayanan di SPBU Pertamina Siap Sambut Mudik Lebaran 2019

Energi Koridor OtomotifSabtu, 1 Juni 2019
FB_IMG_1559362907177

FB_IMG_1559362914021

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pertamina pada Kamis, (30/5/2019) meresmikan 10 SPBU di tol Trans Jawa, dari 17 SPBU yang akan dioperasikannya. Ini satu pelayanan skstra termasuk meyabut arus mudik Lebaran 2019 ini.

“Peresmian dialkukan di rest area km 379 di Kabupaten Batang-Jawa Tengah, oleh Meneg BUMN, Rini Sumarno. Saya turut menghadiri acara peresmian dimaksud,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakara, Sabtu (1/6/2019).

Sebelum menghadiri peresmian tersebut, lanjut dia, mampir ke SPBU Pertamina di km 57 tol Jakarta Cikampek (Japek). “Ada hal yang menarik di SPBU tersebut, yakni adanya digitalisasi pelayanan pada konsumennya, yakni mengisi BBM ke kendaraannya dengan cara swalayan (self service) dan berbasis digital,” jelas Tulus.

Menurut pengakuan GM MOR III Pertamina, digitalisasi pelayanan dilakukan sejak akhir 2018. Pelayanan swalayan ini bukan hanya untuk kendaraan pribadi saja, tetapi juga untuk angkutan umum, seperti bus, bahkan untuk truk. Cara pengisian seperti ini di negara maju adalah hal yang lumrah. 

Praktiknya, petugas akan mendampingi konsumen mengisi BBM ditangki kendaraannya. Cara pengisian: konsumen harus mengisi beberapa fitur digital, seperti jenis bahan bakar yang diperlukan, cara pembayarannya (cash atau non cash), jumlah BBM yang diperlukan, dan struk pembayarannya dicetak/tidak.

“Prosesi pengisian oleh konsumen berjalan lancar, tak ada kendala berarti dan waktu pengisian juga singkat, sehingga tidak berdampak pada antrian, dan kemacetan,” papar Tulus.

Digitalisasi pelayanan di SPBU ini adalah hal yang positif untuk meningkatkan pelayanan pada konsumen SPBU, terutama terkait akurasi takaran. Digitalisasi ini juga merupakan bentuk inovasi pelayanan publik, yang sejalan dengan era digital ekonomi.

Oleh karena itu, menurut Tulus, YLKI mendorong agar PT Pertamina memperbanyak pelayanan SPBU berbasis digital, khususnya SPBU di daerah perkotaan, dan kapasitas konsumen cukup tinggi.

“YLKI mengharapkan agar petugas SPBU tetap melakukan pendampingan sebagai bentuk edukasi dan pemberdayaan pada konsumennya,” tegas Tulus.(helmi)

 

loading...