Angkasa Pura 2

Beroperasi Sejak 2018, LRT Palembang Paling Mahal Tarifnya Rp10.000 Per Orang

Bandara Emplasemen KoridorSenin, 3 Juni 2019
para-penumpang-saat-turun-di-stasiun-djka-jakabaring-palembang-usai-naik-lrt

PALEMBANG (BeritaTrans.com) – LRT Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) mulai diuji operasi kan sejak tanggal 23 Juli 2018. Uji coba LRT itu dilakukan dalam Rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018.

“LRT Palembbang terbukti membantu transportasi atlet,official,media nasional dan asing serta masyarakat selama pelaksanaan Asian Games 2018,” kata Manager Humas KAI Divre SUmbangsel Aida Suryanti kepada pers, Senin (3/6/2019).

Saat ini, lanjut dia, LRT Palembang Sumsel beroperasi dengan 52 perjalanan per hari mulai pukul 05.00 sampai dengan jam 19.00

Data LRT Palembang menyebutkan, rata Penumpang adalah, Weekday 3.000 – 4.000 orang/hari dan pada Weekend 6.000 – 8.000 orang.

Aida menambahkan, mulai 22 Februasi 2019, LRT PaLembang sudah terintegrasi Antar Moda Dengan DAMRI dan TRANS MUSI.

“Saat ini yang terus dilakukan adalah mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik yaitu LRT Palembang,” jelas Aida lag.

Karena LRT Palembang Sumsel ini, papar Aida, merupakan investasi jangka panjang transportasi publik bagi masyarakat Sumsel

“Perlu waktu dan proses serta dukungan semua pihak agar sistem transportasi publik ini dapat berjalan,” terang Aida.

Dia menambahkan, saat ini ada 2 Jenis Tiket di KA LRT Palembang, yaitu uang Elektronik dan tiket manual /QR, Tarif Rp5.000/ orang.

Untuk penumpang antara Stasiun ke Stasiun yang Non Bandara
tarifnya, Rp10.000 per orang. “Tarif ini khusus untuk penumpang dari dan Ke tujuan Bandara SUltan Mahmud Badarudin II Palembang,” tegas Aida.(helmi)