Angkasa Pura 2

Selama Angkutan Lebaran, Konsumsi Biosolar Di Daop 1 Jakarta Capai 115 Kiloliter/Hari

Emplasemen EnergiSenin, 3 Juni 2019
IMG_20190603_061702

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III mencatat kebutuhan bahan bakar biosolar untuk moda transportasi kereta api.

Kenaikan itu terjadi di lokasi pengisian utama lokomotif Daerah Operasional (DAOP) Jakarta. Konsumsi biosolar meningkat sebesar 30 persen, dari 90 kiloliter menjadi 115 kiloliter per hari.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami, mengatakan, peningkatan permintaan tersebut seiring dengan peningkatan pelayanan di Dipo Lokomotif Jatinegara selama arus mudik karena penambahan jadwal kereta api. Yakni dari 55 menjadi 70 lokomotif per hari.

Peningkatan permintaan biosolar bersubsidi ini tidak berpengaruh banyak pada kuota, karena sudah masuk dalam perhitungan dalam kuota tahunan.

Selama masa arus mudik hingga arus balik, dia menutuekan tim Satuan Tugas dari Pertamina MOR III selalu siaga di Dipo Lokomotif wilayah Jawa Bagian Barat selama 7 x 24 jam, untuk melayani kebutuhan bahan bakar moda transportasi kereta api.

“Kami terus berupaya agar ketahanan biosolar untuk moda transportasi kereta api rute jarak jauh terjaga,” ujar Dewi, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (2/6/2019).

Dewi menambahkan, selama masa arus mudik hingga H+10 Lebaran, Pertamina MOR III juga telah menyiapkan tambahan mobil tangki untuk biosolar subsidi sebanyak 8 unit.

Kesiapan stok bahan bakar serta sarana dan fasilitas selama masa Satgas Ramadhan dan Idul Fitri ini, dia menegaskan merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk selalu siaga melayani masyarakat.

“Kami berharap para pemudik yang menggunakan jasa moda transportasi kereta api dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” pungkas Dewi.

loading...