Angkasa Pura 2

Angkut Ratusan Penumpang, Kapal Teluk Sinabang Diterjang Badai di Meulaboh

DermagaMinggu, 9 Juni 2019
images (3)

ACEH BARAT (BeritaTrans.com) – Kapal Teluk Sinabang yang mengangkut ratusan penumpang dari Pulau Simeulue, diterjang badai saat berada di perairan Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

“Beruntung semua penumpang selamat setelah nahkoda kapal memutuskan untuk mengalihkan kapal untuk sandar ke Pelabuhan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan,” kata Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh, Aceh Barat, Romi Masri kepada Antara, Minggu (9/6/2019) di Meulaboh.

Kapal sarat penumpang dan kendaraan tersebut diterjang badai akibat cuaca buruk pada Minggu jelang dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB saat berada di perairan Samudera Indonesia wilayah barat Aceh.

Menurut Romi Masri, kapal yang berlayar tujuan Meulaboh dari Sinabang, Pulau Simeulue tersebut harusnya merapat di Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh, Aceh Barat pada Minggu (9/6) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Namun karena terjangan badai, akhirnya kapal roll on – roll off (kapal roro) tersebut terpaksa dialihkan ke Pelabuhan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan yang berjarak sekitar 180 kilometer dari Kota Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat.

“Kami belum menerima manifest jumlah angkutan dan penumpang, namun kami pastikan semua penumpang yang berada di dalam kapal semuanya selamat,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, selama ini kapal yang berlayar ke Sinabang dari Meulaboh atau pun sebaliknya kerap dilanda badai akibat cuaca buruk setiap kali berlayar khususnya sejak bulan April hingga Juni 2019.

Bahkan tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu pelayaran dari Sinabang ke Meulaboh juga terpaksa dialihkan ke Kabupaten Aceh Selatan akibat cuaca buruk, tuturnya.

“Khusus untuk calon penumpang yang akan berangkat dari Meulaboh ke Sinabang pada masa arus balik ini, juga sudah kita imbau agar berangkat ke Labuhan Haji Aceh Selatan. Karena untuk sementara waktu kami belum bisa melayani calon penumpang akibat cuaca buruk,” tutupnya.

Sebelumnya Docking

Kapal Teluk Sinabang yang melayani lintasan Kabupaten Aceh Barat menuju Kabupaten Simeulue, tidak beroperasi selama 30 hari karena dalam proses perawatan.

Hal itu disampaikan Supervisi PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Lintasan Meulaboh, Desrizal Marbeth, Rabu (24/4/2019).

“Kami perkirakan lama kapal naik docking selama 30 hari. Itu memang sudah menjadi rutinitas dan monitoring perusahaan, bahwa sebuah kapal ASDP dalam 12 bulan, ada satu bulan wajib perawatan kapal,” kata Desrizal seperto dilansir dari laman Antara.

Ia berkata, trayek terakhir kapal feri tersebut adalah pada Minggu 21 April 2019.

Ia mengatakan bahwa PT ASDP tetap memberikan pelayanan yakni melalui lintasan lain, sebab pihaknya menyediakan tiga unit kapal feri untuk melayani masyarakat wilayah barat selatan tujuan Sinabang dan sebaliknya.

Lintasan pertama adalah Meulaboh – Sinabang (off), kemudian lintasan Labuhanhaji – Sinabang pulang pergi (PP) dan Singkil – Sinabang PP, setiap lintasan tersebut disediakan satu unit kapal feri yang melayani masyarakat secara rutin setiap hari.

Ketika lintasan Meulaboh – Sinabang tidak beroperasi, masyarakat dari daratan barat selatan Aceh masih bisa berangkat ke Kabupaten Simeulue, demikian juga sebaliknya masyarakat dari kepulauan terluar Aceh itu bisa ke daratan lewat pelabuhan Labuhanhaji dan Singkil.

“Untuk kapal kami kan disubsidi, dari kami tidak ada penggantian kapal sementara. Kalau kami tambah masuk kapal lain, percuma juga karena subsidi kami tidak dibayarkan, karena semua itu sesuai dengan perjanjian kontrak kerja,” pungkasnya.

Rute penyeberangan PT ASDP untuk barat selatan Aceh tujuan Sinabang sementara KMP Labuhanhaji tiga kali dalam satu minggu, yakni hari Selasa, Rabu dan Sabtu dari Labuhanhaji tujuan Sinabang dengan keberangkatan pukul 22.00 WIB.

Kemudian dari Sinabang tujuan Labuhanhaji empat kali dalam satu minggu, yakni hari Minggu, Selasa, Rabu dan Jum’at pada pukul 22.00 WIB, serta satu kali pelayanan KMP Teluk Singkil dari rute Singkil – Sinabang yaitu hari Senin, pukul 17.00 WIB.

(Novia/sumber: bisnis.com dan antaranews.com).