Angkasa Pura 2

Dikunjungi Menhub dan Menteri PUPR, Lalin di GT Kalikangkung Terpantau Lancar

Another NewsMinggu, 9 Juni 2019
IMG-20190609-WA0004

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Boaeki Hadimuljono, dan Menkes Nila J.Moeleok sambangi gerbang tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019).

Ikut mendampingi Dirlantas Polda Jateng
Kombes Pol Rudi Antariksawan. Sejauh ini, dari Pos Kalikangkung lalau lintas di-manage oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng untuk membuat arus mudik dan balik aman nyaman dan happy.

Di GT Kalikangkung adalah tempat tiping pertama di Jateng sebelum berlanjut ke Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pada Minggu pagi, arus lalu lintas di GT Kalikangkung terpantau aman dan lancar.

“Sebanyak 55 ribu kendaraan menuju Jateng. Pada H-2 Lebaran 2019 sudah di berlakukan one way dari Bawen sampai Banyumanik mulai kemarin,” kata Drektur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani saat dikonfirmasi BeritaTrans.com, Minggu.

Menurutnya, kejadian menonjol di Jateng mengalami penurunan, turun sebanyak 17% dibanding periode sama tahun lalu.
“Sementara, kejadian laka lantas masih banyak di luar tol.

“Terjadi lonjakan dari Solo-Kartusuro dan Bawen menjadi jumlah penyumbang kecelakaan paling banyak selama masa Lebaran 2019 ini,” jelas Ahmad Yani.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, telah diberlakukan one way sepanjang 400 km lebih. Sejak dibuka pertama oleh Kakorlantas olri Irjen Pol Refdi Andri, setelah rakor bersama pihak terkait di GT Kalikangkung, Semarang.

“Ini satu solusi rekayasa lalu lintas yang sudah dipikirkan matang-matang. Ini hal yang bisa membuat one way itu berjalan dengan baik harus dipersiapkan rest area yang memadahi,” papar Menhub Budi Karya.

Hari ini, Minggu (9/6/2019) diperkirakan menjadi puncak arus balik Lebaran 2019. Seluruh jajaran harus quick respon dengan hal hal terjadi ke depan. “Jogja dan Solo merupakan jumlah terbanyak yang akan balik ke Jakarta,” sebut dia.

“Kita imbau masyarakat melakukan suatu edukasi terkait angkutan umum. Sekarang ini ada ego sektoral dari para pemilik mobil seolah-olah masing-masing perusahaan harus diutamakan,” tegas Menhub.(helmi)

loading...