Angkasa Pura 2

Evaluasi Mudik Hingga H+3, Menhub Ingin Gairahkan Perekonomian Masyarakat Pantura Jawa

IMG-20190606-WA0002

TEGAL (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan forum group discussion (FGD) dengan berbagai pihak terkait membahas evaluasi arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 di Tegal, Jawa Tengah, MInggu (9/6/2019).

FGD tersebut diikuti juga oleh Menteri PUPR Basuki Hadi Moeljono, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Perwakilan dari Korlantas Polri, Pengamat Transportasi dan Kebijakan Publik Agus Pambagio.

Sebelumnya, Menhub Budi bersama rombongan melakukan perjalanan jalur darat dari Semarang hingga Tegal dan meninjau rest area di sepanjang Jalan Tol tersebut, seperti rest area KM 360 dan GT Brebes Barat.

Menhub Budi menyatakan meski arus mudik hingga H+3 ini sudah cukup baik, namun Pemerintah masih mempunyai tugas untuk tetap memperhatikan kota-kota di sepanjang jalan tol pantura Jawa agar perekonomiannya tetap hidup.

Menurutnya hal tersebut yang masih dicarikan formula terbaik agar masyarakat tertarik singgah ke kota terdekat dibandingkan harus berhenti di bahu jalan tol dan membuang sampah sembarangan.

“Oleh karenanya, tahun depan kita akan berupaya membuat kota-kota disepanjang jalan tol ini lebih berdaya lebih memiliki daya tarik secara konkrit juga kegiatan yang atraktif dan kegiatan rekreasi yang lebih kreatif sehingga membuat adanya daya tarik kota-kota tersebut,” ujar Menhub Budi.

Menggairahkan Ekonomi Pantura

Dalam awal mudik ini Kementerian Perhubungan sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk singgah ke kota-kota di sepanjang jalan tol utara. Tujuannya agar perekonomian di kota-kota tersebut bisa terus berputar dan berkembang.

“Kami memang memberikan suatu tips bagi masyarakat yang mudik bahwa kalau berhenti itu jangan di bahu jalan tapi di toko atau warung makan di kota sekitar sambil beli oleh-oleh, itu bisa menjadi keberhasilan kita untuk masyarakat beli oleh-oleh sehingga ekonomi kota Brebes dan lainnya meningkat,” papar Menhub.

Oleh karenanya ketiga hal kelengkapan fasilitas, leadership dan kolaborasi jadi satu hal yang penting bagi kita dan nanti dengan modal ini tahun depan kita akan berbuat lebih baik.

Lebih lanjut, Menhub Budi menjelaskan akan membuat angkutan masal yang lebih masif untuk masyarakat mudik maupun di kota-kota kecil. Sehingga penggunaan kendaraan pribadi akan jauh lebih berkurang.

“Oleh karenanya untuk tahun depan kita akan membuat angkutan masal yang lebih masif. Dan memamg seharusnya angkutan umum itu harus diutamakan,” jelas Menhub.

Selain itu angka kecelakaan pada arus mudik tahun ini turun lebih dari 60 persen juga menjadi suatu capaian yang baik. Pada tahun ini, pembangunan infrastruktur yang dilakukan juga berdampak baik, sehingga masyarakat bisa dengan nyaman menggunakan infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Presiden mengamanahkan kepada kita tentang konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi. Konektivitas memang sangat penting di Indonesia,” tandas Menhub.(helmi)

loading...