Angkasa Pura 2

Hindari Kemacetan, Pemerintah Harus Kelola Penggunaan Mobil Pribadi

Aksi Polisi KoridorSenin, 10 Juni 2019
IMG-20190610-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perilaku mudah menggunakan kendaraan pribadi (saat mudik) inilah yang harus dievaluasi serta dikendalikan untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan arus mudik lebaran di jalan tol tahun 2020 atau event tertentu di masa mendatang.

Jangan sampai setiap peak season seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru bangsa ini terus disibukkan dengan masalah kemacetan di jalan tol atau jalan non tol.

“ke depan, perlu mengendalikan penggunaan kendaraan pribadi ini dapat dikurangi jika ada dibangun sistem layanan angkutan umum di kota tujuan mudik saat Lebaran atau Natal dan Tahun Baru, kata pengamat transportasi dari Fakta Azas Tigor Nainggolan kepada BeritaTrans.com, Senin (12/6/2019).

Walau memang terjadi kepadatan atau kemacetan saat arus balik Lebaran, menurut Tigor, barang kali tidak bisa dilihat sebagai sebuah kegagalan dalam melayani arus mudik Lebaran.

Laka Turun, Satu Prestasi

Tetapi, menurut Tigor, capaian saat ini adalah sebuah prestasi yang sudah dilakukan para petugas di lapangan saat melayani arus mudik masyarakat berlebaran.

“Tidak bisa dipungkiri, karena pada arus mudik berjalan lancar dan terjadinya penurunan sekitar 60% angka kecelakaan pada masa mudik Lebaran 2019 ini. Jalan Tol memang bukan satu-satunya solusi mengurangi kemacetan,” papar Tigor.

Dia menambahkan, mengendalikan dan menahan keinginan penggunaan kendaraan pribadi jugalah yang harus dilakukan agar tidak terjadi kemacetan di jalan tol.

“Pemerintah tak bisa melarang orang membeli mobil bahkan lebih dari satu-dua unit. Tapi, penggunaan kendaraan di jalan raya, sebagai fasilitas publik harus ettap diatur dan dikelola Pemerintah,” sebut dia.

“Pemerintah sebagai regulator justru harus mengatur semua itu, agar tetap aman dan terkendali. Kemacetan lalu lintas perlahan makin baik dan teratasi,” tegas Tigor.(helmi)

loading...