Angkasa Pura 2

Pengusahaan Rest Area di Jalan Tol Bisa Akomodasikan Koperasi dan UKM

Ekonomi & Bisnis Koridor SDMSenin, 10 Juni 2019
IMG-20190609-WA0008

IMG_20181206_125047

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pengusahaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di jalan tol bisa dilakukan dengan mengakomodasi UMK dan koperasi. Pada jalan tol yang masih dalam tahap perencanaan dan kobstruksi, BUJT mengalokasikan lahan minimal 30% dari total lahan komersial untuk UMK dan Koperasi.

“Sedangkan pada jalan tol yang telah beroperasi, BUJT cukup mengalokasikan lahan paling sedikit 20% total area komersial secara bertahap untuk UMK dan Koperasi,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com, Senin (10/6/2019).

Dikatakan, keberadaan TIP pada jalan tol di saat mudik tidak menenuhi atau menampung kebutuhan semua pemudik yang mau beristirahat atau keperluan lain, seperti makan, minum isi BBM atau sekedar buang air ke toilet.

“Dampaknya, dari hampir semua pemudik mau masuk TIP menimbulkan antrian panjang dan kemacetan di ruas tol,” jelas Djoko.

Tips Gunakan Res Area

Menurutnya, ada beberapa TIP tidak hanya untuk beristirahat, akan tetapi sudah berubah fungsi. “Pemudik bijak tentunya dapat berpikir cerdas dengan tidak memaksa beristirahat di TIP,” saran Djoko.

Selain itu, lanjut dia, pemudik yang rata rata bukan pengemudi profesional, tentunya dapat mengukur kemampuan dirinya untuk beristirahat.

Sementara, pengemudi angkutan umum diijinkan beroperasi 8 jam sehari, setidaknya maksimal 4 jam sekali harus beristirahat dengan waktu istirahat minimal 30 menit.

Angka kecelakaan yang sudah menurun, pada masa angkutan Lebaran dua tahun terakhir, menurut Djoko, dapat menginspirasi pemudik untuk menjaga keselamatan selama perjalanan arus balik.

“Beristirahat keluar tol lebih bijak ketimbang berantri masuk ke TIP yang belum jelas kapan kosongnya,” tegas akademisi senior ini.(helmi)

loading...