Angkasa Pura 2

Warga Berharap PT KAI Bangun Pagar Pembatas di Rel Kereta Api Sidamulya

EmplasemenSenin, 10 Juni 2019

CIREBON (BeritaTrans.com) – Ternyata rel kereta api antara Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang tepatnya di Desa Sidamulya menyimpan misteri. Yaitu sering menelan banyak nyawa melayang. Padahal rel kereta yang kanan dan kirinya hamparan lahan persawahan ini pemandangannya cukup indah.

Menurut cerita masyarakat setempat, tempat tersebut menjadi tempat favorit bagi yang mau bunuh diri. Pasalnya dalam satu tahun ini sudah 3 korban melayang akibat kecelakaan yang diakibatkan oleh kereta api.

“Dalam setahun saja sudah 3 orang mati tertabrak kereta api disini, kami menduga orang bunuh diri,“ kata Mail warga sekitar saat ditemui di rel kereta api Belakang SMK Samudra Astanajapura Cirebon, Senin (10/6/2019).

Ditambahkan, Kurnia Ningsih (56) warga RT. 01/01 Desa Sidamulya menuturkan kebanyakan warga yang diduga bunuh diri tertabrak kereta api merupakan warga dari luar desanya.

“Sepengetahuan kami sebagai warga disini, yang sering tertabrak kereta api merupakan warga dari luar desa sini,” kata Kurnia Ningsih pada saat ditemui di dekat perlintasan kereta api Desa Sidamulya Astanajapura Cirebon.

Sedangkan menurut Dedi (50) salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengakui jalur kereta api yang kini menjadi double track ke arah Jawa sering disalahgunakan oleh orang-orang yang mau bunuh diri, karena dari puluhan kecelakaan tertabrak kereta merupakan warga luar desa.

“Rel kereta sejauh 2 KM yang melintasi desa Sidamulya memang sering terjadi kecelakaan, namun anehnya kebanyakan warga dari luar desa yang diduga bunuh diri,“ kata Dedi.

Dedi berharap pada pihak PT KAI agar membangun pagar pembatas di rel yang kini dikenal menjadi tempat favorit yang ingin bunuh diri, karena sudah banyak korban berjatuhan di lokasi rel di belakang sekolah tersebut.

“Kami warga disini berharap pada pihak PT KAI membangun tembok pembatas, agar tidak dijadikan lokasi bunuh diri,“ harapnya. (dan/sumber pojokjabar.com)