Angkasa Pura 2

Angkutan Lebaran 2019, Arus Mudik Lancar Arus Balik Tersendat

Koridor SDMSelasa, 11 Juni 2019
IMG_20190504_072405

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Setiap masa angkutan Lebaran, pasti terjadi dinamika transportasi. Angkutan Lebaran tahun 2019 ini dapat dianggap kurang berhasil jika dibanding tahun lalu (2018).

“Lebaran tahun ini, saat mudik arus Lebaran lalu lintas kendaraan relatif lancar, namun saat arus balik tersendat. Tapi secara prosentasi 51% bagus,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang, DJoko Setijowarno, ST, MT kepada BeritaTrans.com, Selasa (11/6/2019).

Menurut dia, rentang waktu antara mudik dan balik Lebaran 2019  tidak seimbang. Mudik diselenggarakan 6 hari efektif, sedangkan balik hanya tiga hari.

“Sementara, volume kendaraan antara mudik dan balik relatif sama. Kapasitas prasarana tidak bertambah, sehingga wajar jika pada saat arus balik terjadi ketersendatan,” jelas Djoko.

Untuk membuat rencana operasi angkutan Lebaran berikutnya, menurut Djoko,  sebaiknya Kementerian  PAN&RB  diajak bicara (rakor).  Pasalnya,  kementerian (Kementerian PAN&RB) ini yang merancang masa liburan ASN.

Tahun lalu, papar Djoko, meski Tol Trans Jawa belum terhubung sempurna. Masih ada yang fungsional, namun sudah bisa dilewati. Ditambah lagi harga tiket pesawat belum melonjak seperti thn ini.

“Sementara, eforia publik menggunakan tol Trans Jawa cukup tinggi. Itulah salah satu penyebab mengapa arus lalin di tol padat merayap,” terang Djoko.

Di sisi lain, urai Djoko, harga tiket pesawat meninggi. Terhubung Tol Trans Jawa dan sebagian Tol Trans Sumatera serta membaiknya layanan penyeberangan Merak-Bakauheni menjadi pemicu beralihnya publik menggunakan moda darat, terutama kendaraan pribadi.(helmi)

 

 

 

loading...