Angkasa Pura 2

Arus Balik Libur Lebaran, Ditjen Hubud Ramp Check Pesawat

Bandara KokpitSelasa, 11 Juni 2019
IMG-20190611-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Memasuki arus balik libur Lebaran, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan kembali menggelar ramp check pesawat di bandara.

Inspektur penerbangan Ditjen Perhubungan melaksanakan ramp check Phase 3 untuk tetap menjaga agar pesawat yang membawa pemudik dalam kondisi laik terbang.

“Sampai 9 Juni 2019, Ditjen Hubud telah melaksanakan ramp check sebanyak 2.009 dan 498 pesawat terigistrasi kategori transport angkutan Lebaran dan 17 pesawat kategori normal serta commuter,” kata Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Pelaksanaan ramp check di beberapa bandara secara random untuk memastikan bahwa pesawat yang akan terbang dalam keadaaan laik.

Pada phase ketiga dilakukan ramp check pada masa arus balik Lebaran 10-16 Juni 2019. Pemeriksaan dilakukan oleh Inspektur Penerbangan (Airworthiness inspector, Flight operation inspector, Cabin safety inspector dan Aircraft dispatcher inspector).

“Berdasarkan tipe pesawat, Boeing B737-800NG merupakan tipe pesawat yang diperiksa paling banyak dengan 161 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 679 kali,” ungkapnya.

Selanjutnya Airbus A320 sebanyak 123 registrasi pesawat yang diinspeksi total 494 kali, dan Boeing B737-900ER dengan 80 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 321 kali inspeksi.

Sementara berdasarkan operator, pesawat milik Lion Air, merupakan pesawat terbanyak dengan 99 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 518 kali. Garuda Indonesia dengan 132 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 391 kali dan Wings Air 65 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 230 kali.

“Total status untuk kegiatan ramp chek rutin hingga 9 Juni pukul 12.00 WIB, sebanyak 498 registrasi pesawat sudah diramp check, registrasi pesawat belum di ramp check adalah nihil (0) dan 44 registrasi pesawat masih melaksanakan maintenance di hanggar,” ujar dia.

Polana mengungkapkan bahwa selama masa angkutan Lebaran, semua pesawat yang digunakan melayani angkutan udara telah diramp check dan kondisinya laik. “Saya tekankan bahwa aspek keselamatan dalam transportasi udara adalah yang utama, “No go item, tidak bisa ditawar,” pungkas Polana. (omy)

loading...