Angkasa Pura 2

Pemkab Tangerang Minta BPTJ dan PPD Buka Trayek Bus Bandara-Pemukiman di Sisi Tol Jakarta-Merak

Bandara KoridorRabu, 12 Juni 2019
IMG-20190612-WA0008

IMG-20190612-WA0013

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Bupati Tangerang, Banten Ahmad Zaky Iskandar meminta BPTJ dan Perum PPD bisa melayani angkutan umum ke sejumlah pemukiman di sepanjang jalur tol Jakata-Merak.

Selama ini, belum semua kompleks pemukiman di jalur tersebut dilayani angkutan umum yang baik dan memadahi menuju ke Jakarta atau Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

“Kemacetan panjang di jalur Tol Jakarta-Merak saat peak season, sebenarnya membuka peluang baru untuk membuka trayek angkutan umum JR Connexion dan JA Connexion langsung dari berbagai pemukiman tersebut,” kata Ahmad Zaky Iskandar usai peluncuran JA Connexion dan JR Connexion di Summarecon Serpong, Tangerang, Rabu (12/6/2019).

Data menyebutkan, setiap hari ad 300 ribu orang Tangerang bekerja atau beraktivitas di Jakarta termasuk mereka yang menuju Bandara Soetta. Mereka ke Jakarta untuk bekerja atau aktivitas lain menggunakan kendaraan pribadi. Implikasinya jelas, kemacetan di jalan raya makin parah.

“Jika setiap pemukiman ada angkutan umum yang baik dan nyaman, maka animo msyaralat untuk menggunakan kendaraan pribadi bisa ditekan. Selanjutnya naik angkutan umum ke tempat kerja dan meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah,” jelas Ahmad Zaky.

Mulai dari Mall Taman Anggrek sampai ke Telaga Kahuripan (Balaraja) banyak pemukiman yang belum dilayani angkutan umum yang memadahi. “Jika Perum PPD  berani membuka trayek dari Tangerang ke Mall Taman Anggrek,  maka bisa dikoneksikan dengan TransJakarta bahkan sampai ke Bandara Soetta,” terang Ahmad Zaky Iskandar.

IMG-20190612-WA0012

BPTJ dan Perum PPD Siap

Oleh karena itu, seperti disampaikan Kepala BPTJ Bambang Prihartono, setelah dari Summarecon Serpong, Tangerang, kemana lagi angkutan umum bisa dibuka? Pemkab Tangerang dan juga pengembang property di daerah Tangerang sangat berharap ada layanan angkutan umum yang makin baik dan nyaman untuk masyarakat.

“BPTJ dan juga Perum PPD siap menambah layanan angkutan umum kelas premium yang selamat, aman dan nyaman untuk masyarakat,” kata Kepala BPTJ Bambang Pri sebelumnya.

Tahun 2018 lalu, papar Bambang Pri, sebut akrab dia, Pemerintah/ BPTJ telah mendistribusikan 1.000 bus ke Perum PPD untuk dioperasikan sebagai angkutan umum di berbagai titik di Kota Jakarta dan sekitarnya.

Pada tahun 2019 ini, menurut Bambang Pri, armada angkutan umum yang hampir sama juga akan diserahkan untuk meningkatkan pelayanan angkutan umum di masyarakat.

“Salah satu kunci sukses BPTJ adalah meningkatkan moda share angkutan umum menjadi lebih dari 60%.” sebut pejabat Kemenhub itu.

Perum PPD sebagai kepanjangan tangan Pemerintah komit meningkatkan pelayanan angkutan umum di Indonesia, khususnya Kota Jakarta dan sekitarnya. Pelan tapi pasti, bus-bus PPD akan terus beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat ibukota Jakarta.

“Salah satu tupoksi Perum PPD adalah meningkatkan layanan angkutan umum untuk masyarakat. Dan hari ini, kita meluncurkan JA Connexion dan JR Connexion dari Sumarecon Serpong, Tangerang,” kata Dirut PPD Pande Putu Yasa.

Perum PPD siap mengoperasikan armadanya untuk melayani masyarakat. Bus kelas premium itu  siap melayani masyarakat ulai jam 05.00-jam 23.00 bahkan lebih. “Perum PPD siap memberikan yang terbaik. Kini respon masyarakat juga diharapkan  menggunakan angkutan umum yang sudah menjangkau sampai pemukiman warga,” tegas Putu.(helmi)

loading...