Angkasa Pura 2

Bandara Soekarno Hatta Makin Ciamik Sejak Beroperasinya Terminal 3

BandaraKamis, 13 Juni 2019
Articles_Img_UploadedBy_SKP_PST_16_05_2017_10_17_47

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Bandara Internasional Soekarno Hatta makin ciamik sejak mulai dioperasikannya Terminal 3 pada tahun 2016.

“Titik balik Soekarno-Hatta tentu saja adalah beroperasinya Terminal 3 pada 2016. Terminal berkapasitas 25 juta penumpang per tahun itu mampu membantu Terminal 1 dan 2 untuk mengurai kepadatan lalu lintas penumpang,” jelas Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Saat ini, Terminal 3 bahkan menjadi referensi di Indonesia bagaimana seharusnya terminal penumpang pesawat beroperasi secara efektif dan efisien dengan standar pelayanan tinggi.

Soekarno-Hatta sejak 2017 juga telah dilengkapi dengan Skytrain sebagai moda transportasi antarterminal, sangat berbeda jauh dibandingkan dengan sebelumnya hanya mengandalkan shuttle bus.

“Kehadiran kereta bandara yang mulai melayani traveler sejak awal 2018 dengan rute dari Stasiun Bekasi, BNI City, Duri, Batu Ceper ke Soekarno-Hatta juga menjadi pendukung yang dalam waktu dekat, akan melayani dari dan ke Stasiun Manggarai,” ungkapnya.

Berbagai infrastruktur pelayanan digital juga bisa dinikmati di Soekarno-Hatta mulai dari wifi berkecepatan tinggi (wi-shock), iMATE Lounge (i-Millennial Airport Travel Experience Lounge), tempat bermain e-sport, hingga personil yang dilengkapi dengan gadget (Digital Officer with Digital Device).

Pengembangan digital juga mencakup dirilisnya aplikasi untuk iOS dan Android guna memudahkan traveler mendapatkan pelayanan sebelum, saat, dan sesudah penerbangan.

Ke depannya, pelayanan juga akan lebih meningkat dari sisi operasional dengan adanya runway ketiga dan east cross taxiway.

“Pengembangan hard infrastructure dan soft infrastructure membuat Soekarno-Hatta dapat beroperasi optimal dalam melayani penumpang,” ujar Awaluddin.

Saat ini pihaknya juga tengahbbersiap membangun Terminal 4, sebelum nantinya akan dilakukan pembangunan Soekarno-Hatta II.

Berbagai pengembangan yang diawali dari transformasi itu pada akhirnya membawa Soekarno-Hatta sebagai salah satu merek paling mahal di Indonesia pada 2019. (omy)

loading...