Angkasa Pura 2

Tahun 2020, Kemenhub Fokus Bangun Angkutan Darat dan Kereta Api

Emplasemen KoridorKamis, 13 Juni 2019
IMG-20190613-WA0010

IMG-20190613-WA0009

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tahun depan (2020) Kementerian Perhubungan akan fokus mengembangkan angkutan darat dan kereta api (KA).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berjanji akan meningkatkan anggaran untuk kedua sub sektor tersebut.

Menhub mengatakan satu hal yang mendapat sorotan dari Komisi V DPR RI adalah diupayakannya angkutan massal yang berbasis kereta api dan berbasis bus. Pada rapat tersebut diusulkan untuk meningkatkan anggaran di darat dan juga bagaimana agar berkolaborasi dengan PT Kereta Api untuk penambahan rolling stock (sarana kereta api) sehingga angkutan darat dan angkutan KA menjadi suatu hal yang masif.

Menhub mengungkapkan hal yang disampaikan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi bahwa dengan anggaran yang relatif tidak maksimal, maka harus dilakukan prioritas-prioritas kegiatan yang dianggap penting dan mendesak.

“Dari apa yang disampaikan tadi memang sejalan dengan apa yang disampaikan Pak Presiden bahwa dengan anggaran yang relatif tidak maksimal kita harus melakukan prioritas-prioritas apa kegiatan yang harus dilakukan. Pertama kali tentu kita melakukan kegiatan yang berkaitan dengan angkutan massal sehingga ada intensifikasi untuk perbaikan terminal, pembelian bus-bus, penambahan infrastruktur kereta api, penambahan rolling stock kereta api dan sebagainya,” urai Menhub di Jakarta, Rabu (12/6/2019) malam.

Menhub menyatakan pihaknya membutuhkan dana yang banyak. Untuk di subsektor transportasi darat anggaran tersebut akan dipergunakan untuk melakukan revitalisasi terhadap ratusan terminal tipe A yang sudah diserahkan kepada Kemenhub, melakukan revitalisasi jembatan timbang, serta yang paling signifikan adalah menaikkan jumlah angkutan massal.

Pada subsektor perkeretaapian, secara legal Kemenhub tidak boleh mensubsidi rolling stock (sarana kereta api), karena itu Kemenhub akan mendukung kegiatan infrastruktur sedangkan nanti PT KAI menginvestasi rolling stock.

“Diharapkan dengan cara ini akan meningkatkan pertumbuhan kereta api menjadi 20 persen pada tahun depan,” ujarnya.

Tahun ini kata dia pertumbuhan kereta api bagus, bukan 2-3 persen tapi sampai 10 persen. Rel ganda yang diinvestasikan belasan triliun rupiah sudah selesai tahun ini.

“Nanti PT KAI menginvestasikan di rolling stock. Itu kita buat semua, jadi safetynya bagus dan slotnya juga akan baik, oleh karenanya kita punya kesempatan untuk menambah slot-slot baru di sana,” pumgkas Menhub. (omy)

loading...