Angkasa Pura 2

Sempat Dimiliki Bos Microsoft, Pesawat Terbesar Stratolaunch Dijual 400 Juta Dolar AS

KokpitSenin, 17 Juni 2019
images (1)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dikabarkan hanya terbang sekali, pesawat terbesar di dunia, Stratolaunch, hendak dijual.

Perusahaan induknya, Vulcan, sedang berusaha untuk menjual Stratolaunch seharga US$ 400 juta.

43140456-34e6-11e6-b6a5-1032b199594d-1024x568

Dikutip dari CNBC International, Vulcan adalah perusahaan milik almarhum miliarder Paul Allen yang merupakan konglomerat investasi dan salah satu pendiri Microsoft. Allen meninggal Oktober lalu setelah menderita komplikasi limfoma non-Hodgkin.

Harga selangit yang jika dirupiahkan mencapai Rp5,6 triliun itu sudah mencakup pembelian pesawat terbang serta properti dan fasilitas intelektualnya.

Stratolaunch adalah pesawat terbesar di dunia dengan lebar sayap, yang membentang 385 kaki, lebih panjang dari lapangan sepak bola Amerika. Pesawat ini didukung oleh enam mesin jet yang diambil dari pesawat Boeing 747.

images (2)

Visi Allen untuk menciptakan pesawat besar yang dapat meluncurkan roket dari udara ini setidaknya sebagian telah terpenuhi pada bulan April, ketika Stratolaunch terbang untuk pertama kalinya setelah sekitar delapan tahun dikembangkan.

Pesawat raksasa yang berbasis di Pelabuhan Udara dan Antariksa Mojave, California itu terbang lebih dari dua jam sebelum mendarat di penerbangan pertamanya yang sukses.

Stratolaunch Systems telah memiliki berbagai kemitraan, serta rencana internal, untuk membuat roket yang akan dibawa pesawat Stratolaunch. SpaceX adalah salah satu mitra awal perusahaan, tetapi Stratolaunch kemudian pindah kontrak ke Orbital ATK milik Northrop Grumman untuk menerbangkan roket Pegasus XL. Rencana Stratolaunch untuk mengembangkan armada roketnya sendiri dibatalkan pada Januari.

Meski Stratolaunch maupun Vulcan tidak memberi rincian tentang penjualan, namun seorang perwakilan perusahaan mengatakan kepada CNBC bahwa “Stratolaunch tetap beroperasi.”

“Kami akan memberikan pembaruan ketika ada berita untuk dibagikan.” Katanya.

Bisnis Stratolaunch terus mundur tahun ini, di mana banyak tenaga kerja diberhentikan, meskipun ada rencana untuk meluncurkan roket Northrop kecil pada tahun 2020. Perusahaan sedang dalam proses penutupan operasi, Reuters melaporkan bulan lalu.

Salah satu hal yang menahan penjualan Stratolaunch, menurut salah satu dari sumber itu, adalah perselisihan internal antara CEO-nya, Jean Floyd dan saudara perempuan Paul Allen, Jody Allen, yang menjabat sebagai ketua Vulcan serta ahli waris propertinya.

Meski Floyd telah mengajukan petisi agar Vulcan tetap menjaga program Stratolaunch tetap ada, terutama dengan mempertahankan kekayaan intelektual perusahaan, namun Jody Allen ingin menjual perusahaan secara langsung, kata sumber itu.

loading...