Angkasa Pura 2

AirAsia Borong 200 Mesin Pesawat LEAP-1A Seharga Rp335 Triliun

KokpitRabu, 19 Juni 2019
teken-kontrak

PARIS (BeritaTrans.com) – Fantastis! Maskapai penerbangan Air Asia mengadakan pembelian 200 mesin pesawat jenis LEAP-1A dari CFM International.

Aksi borong itu ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara kedua pihak di sela pameran dirgantara Paris Air Show 2019 di Le Bourget, Paris, Selasa (18/6/2019) waktu setempat.

Pihak Air Asia menjelaskan, pembelian mesin itu merupakan bagian dari kerja sama yang nilainya US$ 23,1 miliar atau setara Rp335 triliun.

Rencananya sebanyak 200 mesin pesawat tersebut bakal dipasang ke 100 pesawat Airbus A321neo yang dioperasikan oleh maskapai asal Malaysia tersebut.

Komisaris Eksekutif AirAsia Group Datuk Kamarudin Meranun mengatakan, dalam proyek jangka panjangnya, Air Asia akan mengandalkan Airbus A321neo sebagai pesawat yang berkapasitas cukup besar.

“Untuk itulah kami harus memilih mesin yang tepat untuk menerbangkan armada itu. Penting karena akan menyukseskan strategi yang kami pilih,” ujarnya kepada wartawan setelah penandatanganan kontrak.


Rute Bangkok-Brisbane

Sebelumnya, pada hari pertama pelaksanaan Paris Air Show 2019, Air Asia juga telah memperkenalkan pesawat terbaru mereka, A330neo buatan Airbus.

Air Asia menjadi maskapai penerbangan pertama di Asia Pasifik yang bakal mengoperasikan pesawat yang diklaim memiliki keunggulan soal efisiensi bahan bakar tersebut.

pramu-aa21
Kru kabin Air Asia turut menyambut undangan yang menghadiri peluncuran pesawat terbaru maskapai tersebut, A330 Neo di Paris, Senin (17/6/2019) (AirAsia)

Seremoni perkenalan ini dilakukan dalam ajang pameran dirgantara terbesar dunia, Paris Air Show 2019, Bandara Le Bourget, Senin (17/6/2019).

Acara ini dihadiri sejumlah petinggi Air Asia, mulai Komisaris AirAsia X Tan Sri Rafidah Aziz hingga CEO AirAsia X Group Nadda Buranasiri. Selain itu, terlihat juga Chief Commercial Officer (CCO) Airbus Christian Scherer, dan President Civil Aerospace Rolls-Royce Chris Cholerton.

Rencananya, pesawat A330neo ini akan melayani rute Bangkok-Brisbane.

Komisaris AirAsia X Tan Sri Rafidah Aziz mengatakan, rute tersebut akan menjadi rute perdana A330neo untuk penerbangan jarak jauh di Asia-Pasifik.

Sambil menunggu pembukaan rute tersebut, pesawat pabrikan Airbus itu ditempatkan di Don Mueang International Airport, Bangkok, Thailand.

“Dalam jangka panjang pesawat baru ini akan melayani banyak rute jarak jauh. Namun untuk tahap pertama akan melayani Bangkok-Brisbane,” katanya.

“Saat ini kami punya konektivitas, banyak rute ke Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan lain-lain. Nanti konektivitas ini bisa kita hubungkan ke Australia dengan pesawat baru ini.”

Ia menambahkan, jika selama ini banyak rute di Asia-Pasifik yang dilayani dengan cara transit, ke depannya rute-rute tersebut akan dilayani dengan penerbangan langsung atau direct sehingga lebih efisien.


LCC Terbaik Versi SkyTrax

Sebelumnya AirAsia meraih juara pertama penghargaan bergengsi di dunia penerbangan. Skytrax World Airlines Awards mengumumkan 20 Low Cost Carrier (LCC) atau maskapai dengan penerbanagan biaya rendah terbaik tahun 2019. AirAsia juaranya.

Posisi maskapai penerbangan asal Malaysia ini belum bergeser dari tahun lalu. Hal ini membuat AirAsia menjadi maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di dunia sebanyak 11 kali berturut-turut.

IMG_20190619_211539

Sedangkan LCC asal Indonesia, Citilink, juga masuk dalam daftar 20 LCC terbaik di dunia tahun ini. Citilink menempati urutan 20.

Peringkat Citilink mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menempati peringkat 6. Meski demikian, di level Asia Citilink menduduki peringkat ke-8.

Berikut daftar 20 LCC terbaik di dunia versi Skytrax.

AirAsia
EasyJet
Norwegian
Southwest Airlines
AirAsia X
Jetstar Aiways
WestJet
IndiGo
Ryanair
Eurowings
Scoot
Jetstar Asia
PAL Express
Peach
Vueling Airlines
Air Canada Rouge
LEVEL
Jet2.com
Flynas
Citilink

(jasmine/sumber: tribunnews.com dan kompas.com).

loading...