Angkasa Pura 2

Menhub Pastikan Pembangunan Pelabuhan Patimban Sesuai Rencana

DermagaMinggu, 23 Juni 2019
IMG-20190623-WA0077

SUBANG (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan proyek pembangunan Pelabuhan Patimban berjalan sesuai dengan rencana.

Saat ini progres pembangunan Pelabuhan Patimban sudah 29%. Sedangkan untuk car terminal yang akan beroperasi pertengahan tahun depan progresnya sudah mencapai 35%.

“Pertengahan April tahun depan, kita akan mulai melakukan penggunaan pertama dari car terminal. Oleh karenanya saya akan koordinasikan supaya bisa diselesaikan, baru nanti akhir tahun 2020 selesai semuanya,” kata Menhub usai menggelar rapat di Lokasi Proyek Pelabuhan Patimban, Ahad (23/6/2019).

Dia mengatakan, dengan beroperasinya Pelabuhan Patimbang pada pertengahan tahun 2020, pihaknya berharap akses jalan dari dan menuju pelabuhan dapat selesai dibangun.

Sebagai informasi dengan adanya Car Terminal di Pelabuhan Patimban ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas khususnya untuk ekspor-impor kendaraan yang selama ini terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Selama ini, kendaraan berat termasuk angkutan ekspor-impor kendaraan menyumbang pada kemacetan lalu lintas khususnya ruas antara Bekasi-Tanjung Priok, Jakarta,” ujarnya.

Car Terminal Pelabuhan Patimban ini nantinya memiliki kapasitas tampung 250 ribu sampai 300 ribu kendaraan per tahun.

Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo menambahkan, tujuan pembangunan Pelabuhan Patimban adalah untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan.

“Selain itu juga memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi Migas,” tuturnya.

Pembangunannya sendiri dilaksanakan dalam tiga tahap. Pada Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.5 Juta peti kemas (TEUS) dan 600.000 kendaraan bermotor (CBU). Pada Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada Tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7.5 Juta Teus.

Secara umum, Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar.

“Nantinya Pelabuhan Patimban juga akan didukung area sarana penunjang (Backup Area) untuk mendukung efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas 356 Ha,” ucap Agus.

Disamping kegiatan yang dikerjakan oleh Kementertian Perhubungan, telah berlangsung pekerjaan pembuatan akses jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Pemerintah berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban dapat mengefisienkan biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri salah satunya produk otomotif.

Selain Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo turut hadir mendampingi Menhub yaitu Bupati Subang Ruhimat, Pelaksana Tugas Kepala KSOP Kelas II Patimban Anwarudin, dan sejumlah pejabat daerah terkait. (omy)

loading...