Angkasa Pura 2

Kapal Angkut Batu Koral Tenggelam di Perairan Berau, Nakhoda Hilang dan 3 ABK Selamat

DermagaSelasa, 25 Juni 2019
LCT Sarwaguna yang tenggelam. (ist)

BERAU (BeritaTrans.com) – Kapal Landing Craft Tank (LCT) Sarwaguna 5 mengangkut batu koral dinihari tadi tenggelam di perairan Berau, Kalimantan Timur.

Tiga ABK diselamatkan tugboat yang melintas. Sementara nakhoda Amansyah, hilang saat kejadian dan masih dicari tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 02:30 Wita. LCT berangkat dari kawasan Lempake menuju Gunung Tabur. Di tengah perjalanan, LCT dihantam gelombang tinggi, terbalik dan kemudian tenggelam.

“Ada 4 kru di atas kapal. Di muara laut menuju Gunung Tabur, ada gelombang 1,5 meter hingga 2 meter. Iya, LCT terbalik,” kata petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb, Fatah, ditemui wartawan, Senin (24/6).

Tiga ABK masing-masing Edo Purnomo, M Yahya dan Dadan Suparman, berhasil diselamatkan tugboat Prima Star 17 yang melintas di perairan yang sama. “Nakhoda LCT atas nama Amansyah belum ditemukan,” ujar Fatah.

“Dua dari 3 ABK sudah dievakuasi dan pulang ke keluarganya masing-masing. Kalau 1 orang lagi, masih diperlukan keterangannya untuk membantu proses pencarian,” tambah Fatah.

LCT itu sendiri diketahui milik perusahaan PT Sinar Pagi. Dari data diperoleh KUPP Tanjung Redeb, LCT itu berkapasitas muatan maksimal 300 ton. Fatah enggan berandai-andai LCT itu kelebihan muatan.

“Kan dokumennya di dalam kapal. Masih kita cari informasi berapa muatan LCT saat berlayar memuat batu koral. Yang jelas, nakhoda masih dalam pencarian sekarang ini,” kata Fatah. (ds/sumber merdeka)

loading...