Angkasa Pura 2

Perawatan Pesawat Sriwijaya Air di GMF

KokpitSelasa, 25 Juni 2019
Gmf

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) menangani pesawat Sriwijaya Air, yang bergabung dengan Garuda Indonesia Grup sejak Desember 2018.

Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF) Tazar Marta, mengklaim merawat pesawat Sriwijaya Air. Sejak Desember 2018 lalu Sriwijaya bergabung dengan Garuda Indonesia Grup.

“Jadi sejak awal tahun 2019 ini jadi kita sudah memberikan kepada Sriwijaya itu total maintenance solution,” tutur Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF) Tazar Marta, Selasa (25/6/2019).

Dia menuturkan sebelum Sriwijaya Air bergabung dengan Garuda Indonesia, perawatannya dilakukan oleh FL Technics dan Merpati Maintenance Facility (MMF). Sekarang, perawatan pesawat Sriwijaya Air dilakukan GMF.

“Tadinya sebelum bergabung dengan Garuda Indonesia Group, mereka melaksanakan secara individual ada yang overhaul kirim ke tempat kita. Kalau tidak ada slot mereka kirim ke tetangga [perusahaan maintenance lain],”tutur pria, yang juga menjabat sebagai Director of Business and Base Operation GMF tersebut.

Perawatan pesawat Sriwijaya Air sebelumnya dilakukakan di Singapura dan Malaysia. “Dulu Sriwijaya juga [kalau tidak ada slot] kirim ke Malaysia dan Singapura, tapi 2019 sudah total solution engine komponen. Nah, kalau sekarang enggak ada istilah enggak ada slot,” ujar dia.

Diketahui, sejak Desember 2018, Direktur Utama PT Sriwijaya Air Chandra Lie menyerahkan pengelolaan operasional dan finansial Sriwijaya Air Group yaitu Sriwijaya Air dan NAM Air kepada Citilink Indonesia, yang merupakan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Kerja Sama Operasional (KSO) ini mencakup kerja sama pengelolaan operasional maupun finansial Sriwijaya Air Group dengan Garuda Indonesia Group. KSO akan dikelola oleh Citilink Indonesia. (omy).

loading...