Angkasa Pura 2

Pemotor Terserempet Kereta Ambarawa di Perlintasan KA Sumberrejo

EmplasemenSabtu, 29 Juni 2019
images (4)

BOJONEGORO (BeritaTrans.com) – Seorang pengendara motor terserempet kereta api penumpang Ambarawa, jurusan Semarang – Surabaya, di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Prembugan Desa Pekuwon Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (29/06/2019) sekitar pukul 11.15 WIB.

Akibatnya, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun identitas korban bernama Mulyadi, warga Dusun Kaligede Desa Pilanggede RT 004 RW 001 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, yang saat itu mengendarai sepeda motor Suzuki Smash warna merah. Sedangkan yang menyerempet, kereta api penumpang Ambarawa jurusan Semarang-Surabaya, nomor loko CC 2010407, dengan masinis Dwi Suliatiyanto (40), dan asisten masinis M Supriyanto (39), keduanya tinggal di Depo Semarang.

Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi SH, kepada awak media ini menuturkan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada awalnya korban sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Smash, berjalan dari arah utara ke selatan. Sesampai di lokasi kejadian, hendak melintasi rel kereta api ganda di perlintasan tersebut.

“Saat itu, kendaraan korban telah berhasil melintasi perlintasan rel yang pertama atau yang sisi utara dan akan melintasi perlintasan rel yang kedua atau yang sisi selatan. ” kata Kapolsek.

Pada saat bersamaan dari arah barat ke timur, melintas kereta api penumpang Ambarawa jurusan Semarang-Surabaya dari arah barat menuju ke arah timur, sehingga sepeda motor korban terserempet kereta api yang mengakibatkan korban terpental sejauh 5 meter ke arah timur di pinggir perlintasan rel.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada kepala bagian depan, sehingga korban segera di larikan ke RSUD Sumberrejo, untuk mendapatkan perawatan medsi.” kata Kapolsek

Menyikapi peristiwa tersebut, melalui media ini Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk berhati-hati saat hendak melintasi perlintasan rel kereta api, utamanya di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu.

“Sebaiknya berhenti sebelum melintas, perhatikan jalur kereta dari arah kanan dan kiri serta pastikan tidak ada kereta api yang hendak melintas,” tuturnya berpesan. (dan/beritabojonegoro.com)