Angkasa Pura 2

Kemenhub Siapkan Rp91 Miliar untuk Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung

DermagaSenin, 1 Juli 2019
pelabuhan-ujung-jabung

JAMBI (BeritaTrans.com) – Setelah tahun 2018 terhenti, pembangunan Pelabuhan ujung Jabung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, dilanjutkan setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan anggaran Rp91 miliar tahun 2020.

Pembangunan pelabuhan tersebut, Kepala Dishub Provinsi Jambi Vahrial Adhi Putra mengemukakan anggaran Rp91 miliar untuk pengerjaan di sisi darat seperti turap, kantor serta pengerjaan lainnya.

Selain itu yang akan terus didorong pihaknya agar lancar mendapatkan aliran dana dari pusat yakni pengusahaan jalan akses menuju pelabuhan.

Karena syarat penganggaran tak jauh dari akses jalan dan sertifikat tanah yang sudah dibebaskan. “Kita akan sounding ini dengan PUPR untuk mengusulkan di APBN 2020 agar pembangunan pelabuhan simultan dengan akses jalannya,” sebutnya.

Untuk jalan menjadi penting karena pihaknya mendapati akses jalan yang belum dilengkapi dengan jembatan. Seperti di Sungai rambut yang membutuhkan jembatan dengan bentang 600 meter.

tanjung jabung

“Untuk kemarin dana sering tersendat karena pusat menanyakan akses jalan ke pelabuhan yang belum rampung,”ujarnya.

Jika dikalkulasikan sejak tahun 2013 memulai tahapan pengerjaan di Pelabuhan ini, Varial menyebut sudah berada diangka 40 persen.

Ini, kata dia sesuai juga dengan dana yang sudah dikucurkan. Dari Rp400 miliar yang direncanakan sebutnya, sejauh ini sudah teralisasi Rp200 miliar.

“Sesuailah dengan dana yang terealisasi, kita sudah bangun tiang pancang. Serta model pelabuhan yang sudah bisa menampung dan mengirimkan komoditas sawit dan batubara ,”ujarnya.

Dia mengutarakan juga akan dibangun fasilitas yang bisa menunjang kegiatan peti kemas pelabuhan. Selebihnya Varial juga menyebut pihaknya sudah memberikan lahan di sekitaran pelabuhan.

“Sebanyak 97,8 Hektar ini sudah kita bebaskan nantinya akan kita serahkan ke Kemenhub untuk pengelolaan sertifikat,” ujarnya.

Dia berharap kucuran anggaran dari pemerintah pusat dapat berjalan tepat waktu, mengingat kebutuhan pelabuhan yang representatif sangat diperlukan Jambi.

“Jika tepat waktu tak terkendala seperti 2018 lalu , pelabuhan yang menghubungkan kota ke laut akan segera menjadi nyata, karena akan jadi keuntungan dari segi semakin mudahnya pemasaran produk Jambi keluar,” tandasnya.

PUPR siapkan Rp20 miliar bangun jalan

Sebelumnya M. Fauzi, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi menyampaikan ada dua program besar yakni pembukaan lahan dan peningkatan jalan akses ke pelabuhan, yang khusus dianggarkan Rp20 miliar untuk tahun 2019 ini.

Untuk program pembukaan lahan akses jalan sendiri pihaknya akan bekerja sama dengan TNI. “Kita melalui program bakti TNI akan ada penerobosan jalan di Ujung Jabung,” sampainya.

Namun untuk daerah yang lahannya akan dibuka nantinya Fauzi menyebut masih dalam pembicaraan kedua pihak.

Kemudian program kedua nantinya adalah peningkatan jalan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi sebesar Rp 20 miliar.

“Peningkatan jalan yaitu jalan yang sudah ada dari aspal akan diubah menjadi rijid beton,” jelasnya.

Selanjutnya Fauzi menambahkan kawasan ekonomi khusus antara Sabak dan Ujung Jabung tersebut, nantinya akan terdapat kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terlebih dahulu sebelum beroperasi secara resmi. Dan akan ditetapkan langsung dari Kementerian, Jum’at (25/1/2019).

“Mengenai AMDAL ini tidak mudah perlu kajian – kajian khusus dan langsung ditetapkan langsung dari Kementerian, semoga saja semua proses dapat dilewati,” jelasnya.

(via/sumber: tribunnews.com).