Angkasa Pura 2

Kemenhub Atur Batasan Usia Kendaraan Pariwisata dan Bus Regular

KoridorSaturday, 6 July 2019

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan pembatasan usia hanya bagi kendaraan umum saja dan tidak berlaku bagi kendaraan pribadi.

“Pembatasan usia kendaraan yang akan diatur adalah angkutan umum. Dalam PM 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 117 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek ini sedang dilakukan harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” jelas Budi di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Batasan usia untuk bus pariwisata yang semula 10 tahun menjadi 15 tahun. Ini sesuai harapan dengan Asosiasi Pengusaha Bus Pariwisata.

“Sementara untuk bus reguler biasa (AKAP dan AKDP) diatur dalam PM 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek, disebutkan bahwa batas waktunya adalah 25 tahun dan (PM ini) masih berlaku,” urainya.

Hingga saat ini,pihaknya belum memberikan batasan maksimal usia pakai untuk kendaraan pribadi. Indonesia belum membatasi kendaraan pribadi untuk batasan usia pakainya, meski memang sudah ada beberapa negara yang melakukannya.

Pihaknya hanya mendorong kepada pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi untuk membantu kajian terhadap pembatasan operasional kendaraan pada peak hour tertentu seperti yang ada di Jakarta.

Hingga saat ini, hal yang dilakukan Ditjen Hubdat hanyalah sebatas menyarankan pada Pemda setempat untuk melakukan manajemen lalu lintas atau manajemen parkir guna menyiasati peak hour sehingga kepadatan di beberapa kota besar diharapkan menjadi lebih baik dan lancar dengan adanya pembatasan operasional kendaraan. (omy)