Angkasa Pura 2

Indonesia Gelar Resepsi Diplomatik Pencalonan Anggota Dewan IMO 2020-2022

DermagaSenin, 8 Juli 2019
IMG-20190708-WA0081

IMG_20190708_193318

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Indonesia melalui Kementerian Perhubungan menggelar resepsi untuk pencalonan sebagai Anggota Dewan Kategori C International Maritime Organization (IMO) 2020-2022 di Jakarta, Senin (8/7/2019) malam.

Hadir dalam resepsi para Duta Besar negara dan para pejabat Eselon I dan II Kementerian Perhubungan. Semua berperanserta melakukan lobi-lobi dukungan untuk memeroleh suara pada pelaksanaan pemilihan Anggota Dewan disela Sidang pada 25 November-5 Desember 2019 di Markas Besar IMO di London.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan permintan dukungan kepada negara anggota IMO untuk “Vote for Indonesia” pada pemilihan Anggota Dewan IMO “Kategori C” periode 2020-2021.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, keanggotaan Indonesia dalam IMO sangat penting. Indonesia telah menjadi anggota IMO sejak 1961 dan berperan aktif sebagai anggota Dewan IMO dari tahun 1973 hingga 1979 dan dari tahun 1983 hingga saat ini,” tutur Menhub.

Sebagaimana yang tertuang dalam Nawacita untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Presiden Joko Widodo kata dia, mengatakan perlunya Indonesia menjadi anggota IMO agar terus dapat berkontribusi untuk menjamin keselamatan, keamanan pelayaran yang lebih baik lagi.

Melalui keanggotaannya di Dewan IMO, menurut Menhub, akan memberi kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia. Terlebih, adanya komit Indonesia untuk meneruskan kerjasama yang baik dengan IMO dalam mewujudkan pelayaran yang selamat, aman dan ramah lingkungan.

“Indonesia siap untuk meningkatkan kontribusi terhadap pekerjaan Dewan dan pertimbangan, diantaranya dengan
memulai reformasi organisasi hingga perlindungan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu juga mulai dari keselamatan dan keamanan hingga sumber daya manusia dan
mulai dari kerjasama teknis hingga pembangunan berkelanjutan.

Acara Resepsi Diplomatik ini dihadiri oleh 95 Duta Besar/perwakilan negara sahabat serta diisi dengan berbagai agenda seperti pemutaran video pencapaian Indonesia di sektor transportasi laut, pertunjukkan instrumen musik (Bossanova Jawa), menari tarian Maumere bersama, makan malam yang diakhiri oleh ramah tamah. (omy)

loading...