Angkasa Pura 2

Mulai 1 Agustus, 5 Stasiun Ini Tak Layani Tap In Pengguna Tiket Harian Berjaminan

EmplasemenSelasa, 9 Juli 2019
IMG_20180723_160731

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mulai 1 Agustus 2019, pada lima stasiun pilihan,
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tidak lagi melayani penumpang pengguna tiket harian berjaminan (THB) dan hanya khusus melayani transaksi Kartu Multitrip (KMT) dan kartu uang elektronik bank untuk tap in dan tap out. Kartu THB hanya bisa untuk tap out tak bisa tap in.

Pemilihan lima stasiun tersebut labtaran merupakan stasiun dengan proporsi pengguna KMT maupun kartu uang elektronik bank dengan jumlah tertinggi.

Kelima stasiun tersebut adalah Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota.

“Penggunaan KMT di Stasiun Sudirman misalnya telah mencapai 90%, di Stasiun UI, Palmerah, dan Cikini jumlahnya mendekati 80%, dan di Stasiun Taman Kota mencapai hampir 60%,” jelas VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Program ini merupakan bentuk dukungan PT KCI terhadap program pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong terciptanya cash-less society atau masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai.

Ini juga untuk mengoptimalkan layanan di lima stasiun tersebut, agar sesuai dengan karakter penggunanya yang semakin banyak menggunakan KMT.

“Untuk memiliki KMT, saat ini bisa didapatkan dengan harga lebih hemat yaitu Rp30.000, sudah termasuk saldo Rp10.000,” katanya.

Pemilik KMT maupun kartu uang elektronik bank (Mandiri E-Money, BNI Tap Cash, BRI Brizzi, dan Flazz BCA) menggunakan kartunya seperti biasa di lima stasiun tersebut tanpa ada perubahan ketentuan apapun.

Anne menambahkan, pengguna Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) dari lima stasiun ini dan kemudian naik KRL kembali (tap in) asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya.

“Bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out) di lima stasiun tersebut. Di lima stasiun ini, pengguna THB sekali perjalanan juga tidak dapat melakukan pembelian THB, isi ulang relasi, refund jaminan kartu, dan tidak dapat melakukan tap in,” urai dia.

Bagi pengguna yang hendak naik KRL dengan THB, bisa menggunakan stasiun-stasiun terdekat yang letaknya sebelum maupun sesudah lima stasiun tersebut.

Selama bulan pertama kebijakan ini, bila ada pengguna yang kesulitan dapat menghubungi petugas layanan di lima stasiun tersebut untuk mendapat bantuan.

Sampai 1 Agustus 2019 nanti, PT KCI terus melakukan sosialisasi baik melalui media sosial resmi Twitter @commuterline, Instagram @commuterline, Facebook Commuter Line, dan juga Call Center (021)121.

Selain melalui media digital tersebut, sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan banner dan poster yang dipasang di lima stasiun khusus KMT, informasi yang disampaikan oleh Petugas Pelayanan KRL (PPK) di dalam KRL, petugas announcer di stasiun, serta melalui Passanger Information Display (PID) yang ada di dalam KRL.

Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan sehingga seluruh pengguna jasa KRL Commuter Line dapat memahami dan mengerti tentang ketentuan yang berlaku. (omy)

loading...