Angkasa Pura 2

Grab Tancap Gas Beroperasi di Bandara dari Barat hingga Timur Indonesia

Bandara KoridorKamis, 11 Juli 2019
20190711_210857

BEKASI (BeritaTrans.com) – Satu-persatu bandara di Indonesia menjalin kerja sama dengan aplikator transportasi berbasis online, Grab.

Paling anyar, Kamis (11/7/2019), tujuh bandara kelolaan PT Angkasa Pura II dan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Sumatera bekerjasama dengan Grab dalam menyediakan taksi online.

Dengan mengusung ‘GrabCar Airport,’ aplikator itu beroperasi di lima bandara PT Angkasa Pura II yakni Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Bandara Sultan Badaruddin II, Palembang, Bandara Minangkabau, Padang, dan Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.

Sedangkan Bandara Silampari, Lubuklinggau dan Bandara Radin Inten II, Bandar Lampung (dalam proses pelimpahan operasi ke PT Angkasa Pura II) merupakan kelolaan Kemenhub.

Dua hari sebelumnya atau Selasa, 9 Juli 2019, GrabCar resmi melayani di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Hadirnya Grab di delapan bandara itu menambah daftar panjang penyediaan akses transportasi berbasis online dari dan ke bandara itu.

GrabCar Airport kali pertama diluncurkan pada tahun 2017 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Selanjutnya beroperasi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Bandara Adi Soemarmo, Solo,dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan.

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, berharap GrabCar Airport sudah dapat melayani belasan hingga puluhan bandara udara di seluruh Indonesia.

Dia menuturkan Grab juga telah bermitra dengan Kementerian Pariwisata Indonesia untuk menghadirkan program #JelajaIndonesiaLebihDekat, demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi wisatawan.

“Sebagai contoh, wisatawan dapat menggunakan layanan Sewa GrabCar jika mereka ingin memesan mobil untuk digunakan selama beberapa jam sehingga mereka dapat bepergian ke dan dari berbagai tujuan wisata terkenal dengan lebih leluasa. Juga, dengan fitur GrabChat, wisatawan dapat berkomunikasi tanpa hambatan bahasa karena akan menerjemahkan secara otomatis pesan singkat yang dikirim oleh pengguna dan mitra pengemudi,” tambah Ridzki.

image_0bf17f94-c24e-40ad-9281-95368bbef0fa20190711_183943

Disambut hangat pemerintah

Hadirnya Grab disambut hangat pemerintah. Menko Maritim Luhut Panjaitan mengatakan industri pariwisata Indonesia perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai dan bandar udara sebagai gerbang masuk pengunjung baik dalam maupun luar negeri.

“Oleh karena itu, Saya yakin dengan komitmen Grab untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia dengan menghadirkan GrabCar Airport di banyak bandara di Indonesia bisa menjadi solusi yang memberikan kemudahan akses para pengunjung untuk berwisata maupun kunjungan bisnis,” ujarnya Luhut.

Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan juga mengapresiasi kerja sama Grab dan Angkasa Pura untuk penyediaan taksi sewa khusus (dalam jaringan/daring/online) di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

“Dengan adanya kerja sama antara Grab dengan PT Angkasa Pura II khususnya di wilayah Sumatera diharapkan kedepan juga makin memudahkan masyarakat bahwa dengan sekali “klik”, pemesanan untuk ke seluruh destinasi wisata sudah bisa dilakukan sehingga dapat meningkatkan sektor pariwisata yang ada di Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Utara,” urai Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Jakarta, Kamis (11/7/2019). (awe)

loading...