Angkasa Pura 2

DPRD Jatim Dukung Abdulrachman Saleh Jadi Bandara Internasional

BandaraJumat, 12 Juli 2019
088131800_1497603590-IMG-20170616

SURABAYA (BeritaTrans.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengusulkan bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, jadi bandara Internasional dan mendapat dukungan penuh dari DPRD Jatim.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengatakan, Bandara Abdulrachman Saleh yang terletak di Kabupaten Malang diusulkan menjadi bandara internasional secepatnya.

“Salah satu caranya dengan meningkatkan dan memperpanjang runway menjadi 3.000 meter. Dengan cara tersebut, bandara dapat melayani pesawat berbadan lebar,” ujar Emil, Jumat (12/7/2019).

Menurut mantan Bupati Trenggalek itu, usulan internasonalisasi bandara tersebut sangat penting. Sebab, terdapat peningkatan kunjungan wisata mancanegara ke Malang Raya yang telah mencapai 7,4 juta per tahun.

Jika usulan bisa terwujud, maka hal ini akan mendukung upaya percepatan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) sebagai Bali baru. Selain perluasan bandara, lanjut Emil, diusulkan jalan tol Malang-Kepanjen untuk menunjang akses transportasi dan memudahkan wisatawan menuju ke BTS.

Kemudian, peningkatan dan pelebaran serta perbaikan geometri di ruas jalan nasional Dampit-Lumajang, serta pelebaran ruas jalan Probolinggo-Lumajang. Emil menilai, ruas-ruas jalan tersebut butuh pelebaran karena sering terjadi kemacetan.

“Jadi, dari Probolinggo, lalu turun ke Lumajang, ini macetnya luar biasa. Jika jalan diperluas, tentu ini akan sangat menunjang sektor pariwisata di BTS. Bahkan, kawasan BTS yang sudah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) ini relatively connected dengan kawasan selatan,” ungkapnya.

Usulan terkait wisata Bromo dan penambahan infrastruktur semacam ini bukan yang pertama kali dilontarkan Pemprov Jawa Timur. Sebelumnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kebutuhan kereta gantung menuju Puncak Penanjakan untuk menikmati matahari terbit. (dan/surabayainside.com/Foto: liputan6.com)

loading...