Angkasa Pura 2

Terminal Kargo Bandara Internasional Yogyakarta Berkapasitas 500 Ton

BandaraJumat, 12 Juli 2019
6122019174016

KULONPROGO (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Angkasa Pura I menyiapkan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) terminal kargo dengan kapasitas mencapai 500 ton per hari. Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan maksimal maskapai.

Airport Operation and Service Senior Manager, PT Angkasa Pura I Nyoman Nur Rohim mengatakan, layanan kargo telah disiapkan sesuai dengan standar internastional. Termasuk telah dilengkapi dengan sertifikat kepabean.

Gedung yang disiapkan cukup luas, jauh di atas kapasitas di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. “Kapasitas maksimal per hari bisa 500 ton, 200 untuk penerbangan internasional dan 300 domestik,” kata Nyoman, Jumat (12/7/2019).

Di dalam gedung kargo ini telah dibuat beberapa area khusus. Mulai dari area barang khusus, barang berharga hingga barang-barang yang harus menjalani karantina seperti binatang. Baik dalam untuk barang yang akan dikirim maupu yang masuk ke bandara.

Layanan kargo di YIA, kata dia, juga disiapkan ruang khusus untuk jenazah. Ruangan ini disiapkan dengan penutup tirai di sisi depan. Kapasitas yang ada disiapkan untuk empat jenasah baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. “Di sini ada ruang khusus untuk jenazah,” ucap I Nyoman.

Setiap barang yang masuk maupun keluar, akan menjalani pemeriksaan secara intensif. Barang-barang ini akan menjalani pemeriksaan menggunakan peralatan standar internasional, X-ray, explosive detector maupun metal detector lainnya. “Setiap barang akan ditempatkan sesuai dengan maskapainya,” tuturnya.

Pelaksana Tugas Sementara (PTS) GM Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan, saat ini memang baru ada dua maskapai yang melayani penerbangan di YIA yakni Batik Air dan Citilink.

Batik Air sudah melayani rute penerbangan ke YIA-Tangerang dua kali dalam sehari dan rute YIA-Palangkaraya dan YIA-Samarinda. Sementara untuk Citilink baru rute Halim Perdanakusuma Jakarta-YIA pulang pergi. “Kita sudah siapkan layanan cargo, tetapi memang maskapai belum memanfaatkan,” ujarnya.

Pada pertengahan bulan ini, AirAsia juga akan membuak rute baru penerbangan YIA-Denpasar Bali dan Batik Air menambah rute YIA-Lombok.

Progres pembangunan 65 persen

6122019173722

Sebelumnya Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager (GM) YIA Agus Pandu Purnama mengungkapkan progres pembangunan YIA sudah mencapai 65 persen. Ditargetkan perampungan pembangunan bandara ini selesai pada September mendatang agar dapat beroperasi penuh per Oktober 2019.

Dia mengatakan, fokus pembangunan saat ini di areal terminal, serta kargo dan menara. Termasuk sarana pendukung lain seperti gedung parkir tiga lantai.

“Saat ini progresnya sudah 65 persen. Baik airside ataupun landside-nya,” ujar Pandu, Selasa (9/7/2019).

Diketahui, nantinya saat beroperasi penuh, akan ada 65 rute penerbangan yang dipindahkan dari Bandara Adisutjipto ke YIA. Pemindahan menjadi bagian untuk mendukung operasional YIA.

Selain itu, sejumlah maskapai juga menyatakan siap beroperasi di YIA. Bahkan beberapa ada yang mengajukan penambahan rute baru.

(ray).

loading...