Angkasa Pura 2

Terminal Penumpang akan Diperluas, Pelabuhan Semayang Balikpapan Dikunjungi Dirut Pelindo IV

DermagaJumat, 12 Juli 2019
20190712_225413

BALIKPAPAN (BeritaTrans.com) – Berkaitan dengan rencana perluasan terminal penumpang, Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, dikunjungi Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Farid Padang.

Akun Twitter @indonesiaport4, Jumat (12/7/2019), menyebutkan dalam k7njungan itu, Farid Padang meninjau terminal dan garbarata, yang merupakan akses penumpang dari terminal ke kapal.

Dalam kunjungan tersebut, Farid antara lain didampingi Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal M. Basir.

transportasi_2017_11_08_164038_big

Reklamasi

Sebelumnya diberitakan PT Pelindo IV tampaknya harus lebih bersabar untuk melanjutkan rencana reklamasi di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Pasalnya, saat ini mereka masih terbentur masalah izin lingkungan. Seperti diketahui, pelabuhan kapal penumpang dan barang di Balikpapan ini dinilai perlu dilakukan pengembangan.

General Manager PT Pelindo IV Balikpapan, Iwan Sjarifuddin mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan pelabuhan. Terlebih lahan yang ada terbatas dan sekarang sudah penuh. Tempat penampungan mobil saja akhirnya dibangun bertingkat di samping terminal penumpang.

“Posisi pelabuhan sekarang ini sudah padat. Aktivitas bongkar muat kami sudah harus membutuhkan tempat penampungan. Maka dari itu, jika ada yang menaruh barang di pelabuhan terlalu lama, kami tidak bisa akomodasi. Reklamasi ini kami perlukan. Restu dari pemerintah setempat sudah ada. Sekarang masih menunggu izin lingkungan. Memang izin ini sangat lama, banyak sekali pertimbangannya,” tuturnya.

Apalagi, sambungnya, di Semayang ini banyak spare part alat berat yang turun. Belum lagi kendaraan roda dua dan empat. Tahun depan, kami rencanakan pembangunan tempat penampungan mobil dulu. “Masih menunggu dari pusat,” bebernya.

Ia mengatakan, penumpukan terkendala lantaran gudang yang sangat terbatas. Untuk panjang dermaga, tidak ada masalah, hanya kapasitas penampungan pelabuhan saja. Untuk mengantisipasi jika terjadi penumpukan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Polsek setempat dan pemerintah kota. Seperti meminta izin keluar jalan lewat Jalan Minyak di beberapa waktu tertentu.

Rencana PT Pelindo IV (Persero) ini sudah sejak 2014, hingga hampir lima tahun tak kurung terwujud. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 110 miliar untuk mereklamasi areal laut seluas 4,5 hektare guna penataan wilayah Pelabuhan Semayang.

Kala itu reklamasi lahan tersebut akan digunakan sebagai areal car terminal dan peletakan barang-barang yang mendukung bisnis supply base. Namun, karena terlalu lama, sementara car terminal akan dibangun lebih dulu. Aktivitas pertambangan minyak dan gas yang cukup besar di Selat Makassar menjadikan bisnis ini prospektif untuk dikembangkan.

Mendesak direalisasikan

Perluasan kawasan Pelabuhan Semayang diharapkan dapat segera terealisasi. Hal itu berkaca pada momen mudik dan balik Lebaran beberapa hari lalu. Area terminal keberangkatan dan kedatangan pelabuhan membeludak sehingga berdampak pada kenyamanan penumpang.

Belum lagi, lalu lintas kapal yang sandar meningkat pada hari-hari tertentu. “Sehari bisa lebih dua kapal,” terang Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan Jhony Runggu Silalahi ditemui setelah menutup Posko Terpadu Lebaran, Senin (24/6).

Diketahui, Pelabuhan Semayang merupakan pelabuhan penumpang terbesar di Kaltim. Memiliki banyak rute tujuan ke berbagai daerah di kawasan timur dan barat Indonesia.

Sehingga banyak penumpang dari luar Balikpapan memanfaatkan pelabuhan tersebut.

“Memang perlu perluasan terminal penumpang dan fasilitas,” sebutnya. Dari data yang dirilis pihaknya, selama arus mudik jumlah penumpang naik sebanyak 63.895 jiwa. Adapun tahun sebelumnya hanya 45.906 jiwa. Sementara penumpang turun, ada 36.340 jiwa. Adapun tahun sebelumnya 30.613 jiwa.

“Ada peningkatan. Yang berangkat dan tiba sekitar 18 persen,” urainya. Untuk kapasitas, lanjut dia, pelabuhan hanya bisa menampung dua kapal. Sementara dalam sehari bisa enam kapal yang tiba. “Harus antre, bergantian,” imbuhnya. Menukil data dari laman resmi Pelindo IV, panjang dermaga Pelabuhan Semayang 489 meter. Adapun lebarnya 21 meter.

Setelah direvitalisasi pada 2016 lalu, kapasitas terminal penumpang Pelabuhan Semayang meningkat dari sebelumnya menampung maksimal 2.500 orang menjadi 3.200 orang. Proyek tersebut menelan investasi Rp 23 miliar.

(awe/foto: Twitter @indonesiaport4).

loading...