Angkasa Pura 2

Organda Surakarta Minta Sosialisasi Masif Aplikasi Sipintar Solo

KoridorMinggu, 14 Juli 2019
terminal-tirtonadi_20170617_205624

SOLO (BeritaTrans.com) – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Surakarta menyambut baik upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta menerapkan aplikasi Sipintar Solo untuk memudahkan operator angkutan umum massal di Kota Solo dalam mengurus perizinan dan perpajakan.

Ketua Organda Solo, Joko Suprapto mendesak Dishub gencar menyosialisasikan program ini secara masif. Sejauh ini, kata dia, sosialisasi hanya saat seremoni peluncuran di Dishub beberapa waktu lalu. Petugas dan operator sistem online juga rajin turun ke bawah untuk memberikan sosialisasi dan pembelajaran.

“Sering-seringlah memberikan sosialisasi, ke seluruh operator. Sebab perjalanan sistem yang baru ini agar bisa diterima operator tidak langsung perlu proses panjang. Dulu kayak sosialisasi memakai helm, kan prosesnya lama juga itu,” kata Joko.

Organda optimistis penerapan aplikasi terbarukan ini akan membuat semuanya lebih baik dan lebih mudah. Sebelumnya, Bidang Angkutan Dishub Surakarta meluncurkan aplikasi Sipintar Solo yang dihadiri puluhan operator pelat kuning Solo.

“Saya sebagai pelaku transportasi umum massal mengapresiasi aplikasi canggih yang diluncurkan Dishub Surakarta. Tujuan pengadaan aplikasi ini memudahkan dalam hal pelayanan perizinan dan perpajakan,” katanya.

Kemudahan dalam pelayanan perizinan seperti uji kir, pengurusan pajak, dan pengurusan trayek jelas bakal menguntungkan operator pelat kuning. Selain itu pengawasan dan pemantauan angkutan umum di Kota Bengawan oleh pemerintah lebih mudah dan transparan.

“Nantinya pelayanan bisa seperti satu atap, satu kebutuhan, satu kepentingan, dan saling mengisi, begitu kan,” tandasnya.

Kasi Angkutan Orang Dishub Surakarta Dwi Sugiarso mengungkapkan aplikasi berbasis online itu memberikan pelayanan pengurusan perizinan trayek dan uji kelaikan kendaraan. Aplikasi ini untuk memangkas birokasi yang berbelit. Ditargetkan pada pertengahan Juli 2019 menggaet 750 pengguna yakni taksi, angkutan kota dan kendaraan pelat kuning. (dan/suaramerdeka.com/Foto: tribunnews.com)

loading...