Angkasa Pura 2

Angkutan Umum Online Bakal Ditilang Jika Tak Berhenti di Area Lay Bay Stasiun Bekasi

Emplasemen KoridorSelasa, 16 Juli 2019
sosialisasi-jalur-lay-bay-stasiun-bekasi

BEKASI (BeritaTrans.com) – Polisi akan menilang para pengemudi angkutan umum online baik motor maupun mobil yang menaikkan dan menurunkan penumpang tidak pada jalur lay bay Stasiun Bekasi.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, saat ini telah ada kebijakan para ojek online maupun taksi online diwajibkan menaikkan dan menurunkan penumpang di jalur lay bay Stasiun Bekasi.

Pengemudi kendaraan online itu dilarang menaikkan dan menurunkan penumpang di pinggir Jalan Insinyur Juanda atau sisi selatan Stasiun Bekasi.

“Kita intensifkan lagi soal penggunaan jalur lay bay. Kita sosialisasi 2 minggu kedepan, apabila masih ada aja yang naik turun penumpang di Jalan Insinyur Juanda itu, upaya terakhir kita tindak, kita tilang,” kata Ojo.

Ojo menuturkan para ojek online diarahkan ke lay bay ini sebagai salah satu langkah mengurangi kemacetan area Stasiun Bekasi di Jalan Insinyur Juanda.

“Khususnya depan Indomaret, titik itu dijadikan naik turun penumpang. Nanti tidak ada lagi kendaraan online yang menurukan dan menaikan penumpang di jalan itu. Tapi masuk ke lay bay, karena kalau di dalam itu tidak menganggu lalu lintas,” ujar Ojo.

Ojo menjelaskan aturan lay bay ini sebenarnya juga ada sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi penerapan dan kesadaran para driver ojek online masih sangat rendah.

“Dulu kan baru imbau-imbau saja, jadi cuman jalan 2 mingguan balik lagi, naik turun penumpang sembarangan tidak di lay bay,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya saat ini turun tangan dan serius dalam mengatur angkutan online yang menjadi pemicu kemacetan.

Pasalnya, banyak sekali penggun KRL Commuter Line yang turun di Staisun Bekasi dan melanjutkan perjalanan ke rumah menggunakan angkutan online.

Pihaknya melakukan sosialisasi dengan cara menggunakan spanduk dan pengeras suara agar para ojol ini masuk ke jalur lay bay.

“Ini kan sudah dari dulu, kita lebih intensifkan sekarang. Kalau dulu belum ada kebijakan kewajiban lay bay, sekarang kita terapkan,” katanya.

Ojo menambahkan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi selama dua minggu. Baik dengan pengeras suara, spanduk maupun petugas dilapangan.

“Kita juga minta para penumpang ojol agar naik dari lay bay jangan minta jemput dipinggir jalan. Bukan hanya ojek online tapi taksi online juga,” paparnya. (dan/wartakotalive.com/Foto: wartakotalive.com)