Angkasa Pura 2

Tarif LCC Didiskon, Penumpang Pesawat Melonjak di Bandara Kualanamu

Bandara KokpitSelasa, 16 Juli 2019
616201913151

DELI SERDANG (BeritaTrans.com) – Aksi pemerintah menekan tarif pesawat low cost carrier (LCC) ternyata terbilang ampuh. Diskon tarif sejak 1 Juli 2019, memberi efek mulai bergairahnya kembali trafik pengguna jasa angkutan udara.

Setidaknya terjadi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. BeritaTrans.com dan Aksi.id, Selasa (16/7/2019), melihat calon penumpang dan pengantar meramaikan bandara kelolaan PT Angkasa Pura II itu.

Terlepas apakah ‘tsunami’ penerbangan telah mereda atau masih berlangsung, namun di Bandara Kualanamu terasa terjadi peningkatan jumlah penumpang.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu, Bayuh Iswantoro, mengakui kondisi menggembirakan hati tersebut.

616201913353

61620191332

“Jumlah penumpang menuju level normal. Sekarang sedang proses recovery,” ungkapnya didampingi Manajer Humas Wisnu Setianto, kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id.

Bayuh mengutarakan terjadi kenaikan rata-rata 4.000 penumpang/hari. Sebelumnya total hanya berkisar 20.000 penumpang/hari, saat ini total rata-rata sekitar 24.000 penumpang/hari,”jelasnya.

Dia mengemukakan jumlah penumpang akan semakin melesat seiringan dengan diskon tarif Lion Air, yang efektif berlaku mulai Rabu, 17 Juli 2019.

Apakah kenaikan itu juga efek dari adanya penerbangan haji? Bayuh Iswantoro menjawab: “Kalau penerbangan haji hanya beberapa ratus orang saja per hari.”

Lion sesuaikan sistem

6162019135055

Seperti diberitakan, Lion Air masih belum memberikan diskon 50% tiket pesawat. Maskapai lain seperti Citilink sudah mengikuti kebijakan pemerintah terkait diskon tiket pesawat.

Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan, belum berlakunya diskon tiket pesawat untuk maskapai penerbangan Lion Air dikarenakan sistem belum siap.

Menurut laporan yang ia terima, Lion masih melakukan beberapa persiapan sistem sebelum diskon tarif diberlakukan.

“Nah Lion masih belum menjalankan (aturannya). Kita harap dalam waktu dekat bisa adjustment sistemnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Susi menjelaskan, Lion Air beralasan belum menurunkan harga tiketnya karena masih ada permasalahan teknis. Sehingga membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan masalah ini.

“Lion Air masih perlu waktu menyesuaikan sistemnya. Adjustment sistem perlu waktu,” ucapnya. (awe).

loading...