Angkasa Pura 2

2 Penumpang KM Tidar Jatuh di Perairan Ambon, 1 Orang Masih dalam Pencarian

DermagaRabu, 17 Juli 2019
KM-Tidar

AMBON (BeritaTrans.com) – Kisah tragis baru saja viral, dimana dua orang penumpang KM Tidar tercebur di perairan Ambon, Senin (15/7/2019). Satu adalah penumpang asal Bau-bau dan lainnya asal Namlea yang merupakan pegawai Navigasi Ditjen Perhubungan Laut.

Musibah tersebut berawal dari seorang penumpang yang diketahui asal Baubau ingin melakukan bunuh diri dengan terjun ke laut. Namun dihalau oleh pegawai atas nama Arham, sayangnya naas menghampiri hingga keduanya terjatuh ke laut.

Penumpang berhasil ditemukan dan pegawai atas nama Arham hingga kini masih dalam proses pencarian.

Berikut ini kronologis lengkapnya:

1. Pada pukul 12.00 WIT, kapal KM. Tidar bertolak dari pelabuhan Namlea menuju Ambon

2. Pada pukul 16.30 WIT di sekitar lautan pulau tiga (masuk tanjung) terdengar ada teriakan orang yang hendak loncat dari kapal.

3. Dikarenakan korban mau loncat orang ramai berkumpul menyaksikan kejadian itu dan melarang penumpang tersebut agar tidak loncat.

4. Sementara beberapa orang berusaha mencoba membujuk korban dari belakang dek kapal dan salah satunya adalah Arham (anggota Navigasi pelabuhan Namlea)

5. Pada saat Arham membujuk dan menasehati korban kemudian korban mendekati dan memegang tangan Arham kemudian korban hendak turun.

6. Akan tetapi dikarenakan tubuh korban lebih besar Arham dan pegangan tangan Arham di besi kurang kuat akhirnya keduanya jatuh bersama ke laut.

7. Penumpang yang melihat kejadian tersebut histeris dan berteriak kemudian memberitahukan kepada ABK kapal dan kemudian ABK melapor kepada Kapten kapal.

8. Kapal kemudian balik arah ke lokasi tempat jatuhnya kedua penumpang tersebut untuk melakukan pencarian.

9. Setelah dilaksanakan pencarian ditemukan korban yang hendak loncat tadi sudah dalam keadaan mengapung dan kemudian pihak kapal KM. Tidar melakukan evakuasi terhadap korban tersebut dan sesampainya di kapal korban sudah tidak dapat ditolong lagi.

10. Kapal melanjutkan pencarian satu orang yang belum ditemukan yakni Arham hingga sekitar dua jam lebih dan karena tidak juga ditemukan kemudian kapal melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Ambon

11. Kapal sudah menghubungi dan melaporkan kejadian tersebut via radio ke pelabuhan dan SAR ambon.

12. Dari kejadian itu, mengakibatkan satu orang meninggal dunia yakni penumpang asal Bau Bau yang diduga korban mengalami depresi dan satu orang belum ditemukan atas nama Arham (pegawai navigasi KPLP Namlea). (omy)

loading...