Angkasa Pura 2

52 Perlintasan Kereta di Tegal Tak Berpalang Pintu

EmplasemenJumat, 19 Juli 2019
images (3)

TEGAL (BeritaTrana.com) – Sebanyak 52 perlintasan rel kereta di Kabupaten Tegal diketahui belum berpalang pintu.

Hingga saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal mencatat ada sebanyak 18 lintasan rel yang telah dipasang palang untuk menghalau pengendara saat kereta melintas.

Kabid Perkeretaapian Dan Pelayaran Dishub Kabupaten Tegal, Tuti Heri Purwati menuturkan, total perlintasan rel kereta di wilayahnya ada sebanyak 70.

“Dari total itu, 53 lintasan rel di antaranya adalah jalur penting yang kerap dilewati pengendara, namun baru 18 yang diberi palang. Sisanya, lintasan-lintasan rel di jalan kecil,” jelas Tuti saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (18/7/2019).

Tuti mengaku bahwa tahun 2019 ini pihaknya hanya akan membangun satu (1) palang baru di daerah Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

Padahal, kata Tuti, Dishub telah mengajukan tiga lokasi tambahan untuk dipasang palang tahun 2019 ini.

Selain di Pepedan, Dishub berencana akan membangun palang lintasan rel di Jembayat, Kecamatan Margasari dan Cibunar, Kecamatan Balapulang.

“Kita sudah mengajukan, tapi belum kelihatan di APBD sampai saat ini. Di APBD Perubahan pun juga tidak ada tanda-tanda. Ya, kemungkinan tahun ini hanya membangun palang di Pepedan saja,” sambungnya.

Sejauh ini, 18 lintasan rel berpalang di Kabupaten Tegal dijaga oleh para tenaga harian lepas (THL) Dishub sebanyak 144 orang.

Tiap lintasan rel kereta berpalang, ujar Tuti, dijaga oleh delapan (8) orang yang bertugas secara sistem shift.

“Tiap shift dijaga dua orang. Dalam sehari penuh selama 24 jam ada empat (4) shift. Sehingga total seluruh THL Petugas Jalan Lintasan ada sebanyak 144 orang,” ungkapnya.
(mono/sumber dan foto: tribunnews.com)

loading...