Angkasa Pura 2

Pelayaran Rute Dumai-Malaka Dibahas dalam IMT-GT Palembang

DermagaJumat, 19 Juli 2019
IMG-20190719-WA0027

IMG-20190719-WA0026

PALEMBANG (BeritaTrans.com) – Pelayaran Roro rute Dumai-Malaka yang akan direalisasikan tahun 2020 menjadi salah satu bahasan dalam 11th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Working Group on Transport Infrastructure di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (19/7/2019).

Pertemuan dihadiri tiga negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas transportasi dan akan ditingkatkan dengan bekerjasama di bidang ekonomi, sosial dan budaya.

“Kerja sama yang segera direalisasikan adalah trayek Roro antara negara dari Dumai Riau ke Malaka, Malaysia yang akan meningkatkan hubungan baik kedua negara dan saling menguntungkan terutama untuk memperlancar arus barang dan orang, termasuk kunjungan wisatawan kedua negara,” ujar Ketua Delegasi Indonesia Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala) Capt. Wisnu Handoko.

Menurutnya, saat ini sedang dalam proses menyiapkan pelabuhan dari sisi laut serta prosedur lainnya dari sisi darat maupun Custom, Imigration, Quarantine dan Security (CIQS).

Capt. Wisnu mengatakan, trayek roro Dumai-Malaka mempunyai prospek yang bagus baik untuk angkutan penumpang maupun barang.

“Rencana ini akan segera dimatangkan dan dibawa ke tingkat pimpinan kedua negara untuk bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.

Hal tersebut, menurut Capt. Wisnu juga sebagai bentuk komit dalam mewujudkan konektivitas antarnegara, khususnya di Asia Tenggara sebagaimana hasil pertemuan 3rd Task Force Melaka-Dumai RoRo Ferry Operation Meeting yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia April 2019.

Capt. Wisnu melanjutkan bahwa rute Dumai-Malaka ini diharapkan dapat dimulai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Malaysia pada akhir tahun 2019 ini.

“Rute Roro Dumai-Malaka ini merupakan salah satu Project yang diusulkan dalam MTWG dan salah satu proyek prioritas dalam The Master Plan on ASEAN Connectivity dan Brunei Action Plan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Delegasi Malaysia, Rosbi binti Abdul Rahman mengatakan, trayek roro Dumai-Malaka kemungkinan bisa direalisasikan November tahun 2020.

“Pada prinsipnya, Malaysia sudah dan akan terus mempersiapkan diri menjelang pembukaan trayek roro Dumai-Malaka tersebut,” kata Rosbi.

Selain itu, menurut dia, jalur perdagangan antara Pattani-Kuala Lumpur dan Sumatera juga bisa direalisasikan   melalui skema kerja sama tiga negara, dalam forum IMT-GT ini. (omy)

loading...