Angkasa Pura 2

Tol Tanggul Laut Semarang-Demak Kelar Tahun 2021

KoridorJumat, 19 Juli 2019
images

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tol tanggul laut akan dibangun dikoridor Semarang-Demak, Jawa Tengah.

Konsorsium PT PP (Persero) Tbk Cs menjadi penggarap proyek tol, yang ditargetkan kelar tahun 2021 tersebut.

“Saya kira ini pertama ya PP menjadi lead konsorsium. Jadi selamat datang sebagai salah satu holding di jalan tol,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit di kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (19/7/2019).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono baru saja menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang proyek Tol Semarang-Demak.

Penetapan itu berdasarkan surat keputusan Nomor PB.02.01-Mn/1347 perihal Penetapan Pemenang Pada Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak yang Terintegrasi Dengan Pembangunan Tanggul Laut Kota Semarang. Surat itu diteken per 17 Juli 2019.

Dengan demikian, kini PP berkewajiban membentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebagai pelaksana konsesi operasional tol tersebut. Masa konsesi tol ini berlangsung selama 35 tahun sejak surat perintah mulai kerja pertama diterbitkan. Danang Parikesit mengingatkan akan pentingnya taat pada batas waktu yang telah ditetapkan.

“Timeline berkaitan dengan pembentukan BUJT. Itu nantinya akan menjalankan penyelenggaraan untuk pengusahaan jalan tol. Jadi ini menjadi kick off untuk proses pembentukan BUJT. Waktunya hanya 2 bulan. Kadang pengerjaannya bisa gampang atau sulit,” tandasnya.

PT PP belakangan memang mulai gencar mengincar proyek tol. PP sudah beberapa kali terlibat dalam pekerjaan tol, namun baru pada Tol Semarang-Demak ini bertindak sebagai pemimpin konsorsium.

Sejumlah tol yang sebelumnya melibatkan PP di antaranya tol ruas Manado-Bitung sepanjang 39 km, ruas Balikpapan- Samarinda sepanjang 99 km dan ruas Pandaan-Malang sepanjang 38 km. Selain itu, PP juga punya investasi di dua ruas tol yakni 15% di jalan Tol Depok-Antasari dan 15% di Ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dengan porsi 15% saham.

Setelah dilaksanakan penandatanganan PPJT maka pihak konsorsium tinggal melaksanakan proses konstruksi Tol Semarang-Demak. Proses konstruksi ini ditargetkan kelar dalam waktu 2 tahun, artinya siap di 2021.

“Pembangunan jalan tol dengan nilai investasi sekitar Rp15,3 triliun ini ditargetkan akan berlangsung selama 2 tahun,” tambahnya.

loading...