Angkasa Pura 2

Indonesia Ingin Berpartisipasi Lebih Luas dalam ITCP IMO

DermagaSabtu, 20 Juli 2019
IMG-20190720-WA0061

LONDON (BeritaTrans.com) – Indonesia ingin berpartisipasi lebih jajh dalam rencana penandatanganan bersama antara Indonesia melalui Kementerian Perhubungan dengan International Maritime Organization (IMO) terkait Integrated Technical Cooperation Program (ITCP).

“Tujuan dari pelaksanaan MOU tersebut adalah meningkatkan peran Indonesia sebagai anggota Dewan IMO tidak hanya terbatas penyelenggaraan kegiatan (training, workshop, seminar) namun dengan cakupan aspek yang lebih luas lagi,” jelas Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha selaku Ketua Delegasi Indonesia di London, Sabtu (20/7/2019).

Misalnya saja kata dia, seperti pengiriman expert/ tenaga ahli dari Indonesia untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan ITCP baik di dalam maupun di luar negeri.

“Sebagai tindak lanjut dari rencana pelaksanaan MoU antara Kementerian Perhubungan dengan IMO dalam kerangka ITCP, kami akan melaksanakan rapat dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri dan K/L terkait untuk membahas draft MoU yang telah disampaikan oleh Pihak IMO,” tutur Arif.

Sebagai anggota Dewan IMO periode 2018-2019, Indonesia telah hadir dalam Sidang Dewan IMO ke-122 yang diselenggarakan di Kantor Pusat IMO London 15-19 Juli 2019.

Sidang dipimpin oleh Mr. Zhang Xiaojie (China) dan wakil ketua Mr. Vice Admiral (Ret) Edmundo De Ville de Campo (Peru), serta dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota Dewan IMO sejumlah 40 negara, observers dari negara-negara anggota IMO dan berbagai asosiasi internasional di bidang maritim.

Adapun Delegasi Indonesia diketuai oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan Alternate I: Atase Perhubungan di London Lollan S Panjaitan, Alternate II: Kasubdit Organisasi Internasional Sektoral, Ditjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri dengan anggota delegasi yang terdiri dari Sekretariat Direktorat Jenderal Mutilateral Kemenlu, Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional Setjen Kemenhub, Bagian Hukum dan KSLN Setditjen Hubla, dan KBRI London.

“Di sidang Majelis (Assembly) IMO November 2019, Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan IMO Kategori C. Upaya penggalangan dukungan telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan diantaranya pelaksanaan Reception Diplomatic yang telah dihadiri oleh 56 perwakilan negara di Indonesia pada 8 Juli 2019 lalu,” urai dia.

Selanjutnya, penggalangan dukungan untuk menjadi anggota Dewan IMO akan terus dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan melalui sejumlah kegiatan yang meliputi Roadshow (kunjungan langsung) ke Kedutaan Besar Asing negara anggota IMO di Jakarta dan juga melalui penyelenggaraan Jamuan Makan Siang Business Lunch di Jakarta. (omy)